Home » , , , » Menlu Retno Akan Bertemu Menlu Palestina Bahas Gencatan Senjata di Gaza

Menlu Retno Akan Bertemu Menlu Palestina Bahas Gencatan Senjata di Gaza

Written By admin on Rabu, 08 Mei 2019 | Mei 08, 2019


harian365.com - Menlu Retno Akan Bertemu Menlu Palestina Bahas Gencatan Senjata di Gaza -  Menlu Retno Marsudi mengadakan sejumlah pertemuan di sela-sela sidang Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat. Salah satu rencana pertemuan merupakan dengan Menlu Palestina. 

Dalam pertemuan ini, rencananya Menlu kedua negara bakal mengulas tentang kondisi terkini di Jalur Gaza beserta dengan gencatan senjata yang terjadi di sana. Rencana pertemuan ini timbul seusai Menlu Retno bicara dengan Utusan Khusus PBB, Nickolay Mladenov serta juga Sekjen PBB, Antonio Guterres. 

Rencana itu juga telah dibahas antara Perwakilan Masih (Watap) Indonesia untuk PBB serta Watap Palestina. Menlu Palestina diberitakan bakal mendarat di New York besok.

"Tadi pagi saya bicara dengan Nickolay Mladenov sekali lagi untuk bicara tentang persoalan Gaza serta disambung dengan Sekjen. Pastinya Pak Watap telah berkata dengan Watap dari Palestina. Serta menurut rencana besok Menlu Palestina bakal tiba. Saya tak tahu malam ini alias besok. Beliau bakal ada di New York serta kemungkinan besar saya bakal meperbuat pertemuan dengan Menlu Palestina untuk mengulas persoalan ini," kata Retno seusai debat terbuka DK PBB, Rabu (8/5/2019). 


Menurut Retno, untuk menangani persoalan Palestina diperlukan komunikasi yang baik dengan semua pihak yang terlibat agar kondisi di Gaza tak terus meningkat eskalasinya. Indonesia pun mekegunaaankan presidensinya di DK PBB untuk menambah perhatiannya terhadap isu Palestina. 

"Dalam kondisi semacam ini, pastinya, ini terlebih dari kapasitas negara, Indonesia sebab kami mempunyai perhatian yang sangat dekat, sangat khusus terhadap Palestina. Apalagi Indonesia sekarang sedang duduk di dalam sebagai presidensi DK PBB. Oleh sebab itu, kami butuh meperbuat komunikasi dengan semua pihak yang terlibat yang mencoba menolong meredakan ketegangan yang ada di Gaza," paparnya. 


Salah satu pihak yang dihubungi oleh Indonesia terkait persoalan Palestina merupakan Utusan Khusus PBB untuk urusan Timur Tengah, Nickolay Mladenov yang sekarang sedang berada di Yerusalem. Melewati Mladenov, Retno berdiskusi tentang situasi gencatan senjata yang ada di Jalur Gaza. 

"Dan tadi pagi, sebagai informasi, saya meperbuat pembicaraan per telepon dengan Nickolay Mladenov. Beliau merupakan UN Special Envoy untuk urusan Middle East. Beliau sekarang sedang berada di Yerusalem. Tadi kami menelepon untuk meperbuat tukar pikiran tentang situasi lapangan yang ada di Gaza. Jadi, kami berdiskusi tentang situasi Gaza, tentang gencatan senjata yang ada di Gaza," jelasnya. 


Minggu lalu, Retno juga telah berjumpa dengan Menlu Mesir di Beijing saat menghadiri pertemuan Belt and Road Forum. Tetapi, dalam pembicaraan ini kedua negara lebih mengulas tentang rekonsiliasi antara Hamas serta Fatah yang sedang dijembatani oleh Mesir. 

"Dan kami mulai dengan Mesir. Kami telah bicara dengan Mesir pada saat kita, saya telah berjumpa dengan Menlu Mesir di Beijing minggu lalu pada saat kami menghadiri Belt and Road Forum. Kami juga bicara tentang persoalan Palestina tetapi lebih khusus terhadap konteks rekonsiliasi antara Hamas serta Fatah yang selagi ini berusaha dijembatani oleh Mesir," tambahnya. 


Gencatan senjata di Gaza telah diperbuat sejak Senin (6/5/2019) seusai kelompok militan Hamas diberitakan memperkenalkan gencatan senjata bersyarat. Israel telah menghentikan operasi perlindungan pengamanannya serta masyarakat Israel pun telah kembali beraktivitas semacam biasa. Sekolah-sekolah kembali beroperasi begitu juga dengan rute bus umum di kawasan selatan. 

Sebelum gencatan senjata diperbuat dilaporkan bahwa Israel telah menembakkan lebih dari 600 roket sejak Sabtu (4/5) waktu setempat. Militer Hamas merespons serangan roket tersebut dengan melancarkan 320 serangan udara sejak Minggu (5/5) waktu setempat. Jumlah korban jiwa dampak saling gempur antara militer Israel serta kelompok militan Hamas di Jalur Gaza setidak sedikit 27 orang, 23 merupakan warga Palestina serta empat merupakan warga sipil Israel.


Sumber : detikhot
Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger