Home » , , , , , , , » Pengakuan Buzzer Giring Isu dari Kopi Sianida hingga Pilgub DKI

Pengakuan Buzzer Giring Isu dari Kopi Sianida hingga Pilgub DKI

Written By admin on Senin, 08 April 2019 | April 08, 2019


harian365.com - Pengakuan Buzzer Giring Isu dari Kopi Sianida hingga Pilgub DKI - Pemilihan gubernur (pilgub) DKI Jakarta yang berjalan berbagai waktu lalu berjalan lumayan 'panas'. Panasnya pilgub DKI dapat terkesan di media sosial, di mana terbentuk kubu-kubu di sana.

Panasnya media sosial ini dapat dikatakan tidak lepas dari peran buzzer di dalamnya. Di media sosial, buzzer bekerja menggiring opini publik. Berbagai buzzer yang detikFinance wawancarai mengaku terlibat dalam giring-menggiring opini ini.

Rahaja Baraha (bukan nama sebetulnya) membahas, dirinya terlibat menjadi buzzer sejak tahun 2016. Dirinya sehingga buzzer sebab direkrut oleh seorang kawan. 


Sejak menjadi buzzer, sejumlah klien sempat ia tangani, dari mulai menggiring isu untuk perusahaan hingga permasalahan hukum kopi bersianida Jesicca-Mirna. Puncak karirnya sehingga buzzer ialah saat pilgub DKI Jakarta.

Rahaja enggan menyebut calon gubernur mana yang ia bela saat itu. Walau begitu, dirinya bilang, kerja buzzer dalam pilgub terstruktur. Dirinya mengaku, bertindak sebagai tim kecil untuk menggaungkan suatu  isu.

"Puncak karir gue (saya) di bidang buzzer di Pilkada DKI Jakarta. Di salah satu paslon di antara 3 paslon itu, kebetulan bos gue di-hire salah satu tokoh, bantu, ya udah gue sebagai tim kecilnya, ada tim besar juga, gue yang mendukung tim besar," katanya terhadap detikFinance, Selasa (2/4/2019).


Tim kecil Rahaja menolong kinerja tim-tim besar. Tim Rahaja sendiri terdiri dari 12 orang yang mencakup atasnya, dirinya sebagai koordinator, serta para pekerja yang bertugas menggiring isu.

"Kalau gue tim kecil, gue mendukung tim besar. 12 lah sama bos gue, tim besarnya ada 50-100 sebab terbukti masif," sambungnya.

Tatok, buzzer lain juga demikian. Dalam masa kerjanya selagi 3 bulan kampanye, dirinya melibatkan tim. Tim itu terbagi dalam berbagai pekerjaan, dari mencari data hingga mengunggah konten.

Tatok bilang, dalam pilgub DKI kemarin terlibat delapan orang dalam timnya. Sama semacam Rahaja, Tatok enggan menyebut calon mana yang didukung.

"Kemarin pilgub hingga 8 orang. Semua medsos, hingga kami buat blog. Ya balik lagi tergantung keinginan klien, tapi juga dilihat manjuritas waktunya," tutupnya.


Sumber : detikhot
Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger