Home » , , , , , , , , , , » Harapan Tim Ekonomi Kabinet Kerja ke Presiden Terpilih

Harapan Tim Ekonomi Kabinet Kerja ke Presiden Terpilih

Written By admin on Kamis, 18 April 2019 | April 18, 2019


harian365.com - Harapan Tim Ekonomi Kabinet Kerja ke Presiden Terpilih - Masyarakat Indonesia baru saja memeriahkan pesta demokrasi dengan diselenggarakannya Pemilu yang terdiri atas pemilu presiden dan legislatif. Pesta demokrasi ini ditunggu sebab digelar setiap lima tahun sekali.

Pemilu 2019 sendiri menjadi pertama kalinya Pilpres dan Pileg diperbuat serentak. Tak sedikit para tokoh yang memberbagi andalan terhadap presiden terpilih nantinya.

Tergolong para tim ekonomi kabinet kerja, mulai dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, sampai Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Apa saja andalan mereka, simak selengkapnya di sini:


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mempunyai andalan yang sangat mendalam usai memakai hak suaranya pada pemilihan umum capres dan cawapres, dan para calon legislatif.

Harapan Sri Mulyani merupakan tanah air menjadi damai kembali atau menjadi satu Indonesia.

"Tentu kami berharap seusai pemilihan ini kami semuanya damai sehingga satu lagi sehingga Indonesia," kata Sri Mulyani di komplek Mandar Sektor 3A, Bintaro Jaya, Tangsel, Banten, Rabu (17/4)2019).

Dia bilang, pemilu merupakan mekanisme demokrasi untuk memilih pemimpin negara dan wakil rakyat yang diatur oleh UU. Dengan begitu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini pun mengundang semua masyarakat memakai haknya dengan baik.

Dengan hak suara yang dimiliki, Sri Mulyani pun berharap para pemimpin atau pejabat negara yang dipilih sanggup menjalankan amanat dan tekad yang disampaikan oleh masyarakat.

Bahkan, menteri yang bersahabat disapa Ani ini bercita-cita terhadap pemerintahan periode 2019-2024 sanggup mengentaskan kemiskinan dan menambah kesejahteraan masyarakat.


Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mempunyai sejumlah andalan untuk presiden terpilih. Luhut tidak gamblang saat ditanya siapa yang akan terpilih.

Tapi, dirinya berkata, presiden yang terpilih ialah lanjutan presiden yang sebelumnya sebab programnya jelas.

"Saya kira Insya Allah anu dapat berlanjut, mestinya program-programnya jelas. Itu faktor kedua," kata Luhut di TPS 005 Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Luhut bilang, faktor pertama alias yang paling penting dari pesta demokrasi ini ialah berlangsung dengan lancar.

Kemudian, dirinya juga mengimbau terhadap anak-anak muda agar memilih sesuai hati nuraninya.


Menteri Energi serta Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonanbeserta istri mencoblos di TPS 099 SDN Cipete Utara (BaPem). Usai mencoblos, Jonan berbicara apabila Joko Widodo (Jokowi) kembali terpilih menjadi presiden diinginkan dapat melanjutkan pembangunan-pembangunan yang masih berlandaskan keadilan sosial. 

Kemudian dirinya juga mengharapkan, apabila Jokowi terpilih lagi wajib mengutamakan pendidikan, khususnya vokasi. Pasalnya, ke depan angkatan kerja menjadi faktor yang butuh diperhatikan.

"Sebagai warga negara saya mengharapkan pendidikan masyarakat serta kaum muda di bidang keterampilan vokasional butuh ditingkatkan. Sebab kami negara besar, mungkin angkatan kerjanya kini itu tidak lebih lebih dari separuh penduduk," ucap Jonan di TPS, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Dia berkata, terbukti dalam pendidikan selain sekolah umum yang wajib diutamakan, namun juga sekolah kejuruan. Jadi faktor tersebut dapat menyerap lapangan kerja di industri nasional semacam telekomunikasi, industri IT serta industri online.


Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengingatkan pekerjaan rumah atau PR buat pemimpin Indonesia di 5 tahun ke depan. Kata Darmin yang wajib dibenahi merupakan persoalan ekspor. Pasalnya sekarang kinerja ekspor Indonesia belum begitu keren.

"Perhatikan bahwa ekspor kita, itu ambil 4-5 paling besar tujuan ekspor, China, AS, Jepang, Eropa. Itu semua ekspor kami menurun telah 2 bulan. Artinya ada hal-hal baru yang berkembang yang juga wajib dijawab," kata Darmin di TPS 20, Kelurahan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Sebetulnya, lanjut Darmin, pemerintahan yang sekarang telah menyiapkan taktik tersebut untuk 5 tahun ke depan, namun tidak sedikit kejadian tidak terduga terutama di lingkungan dunia.

"Kalau untuk kebijakan kami 5 tahun ke depan itu tadinya praktis telah kami siapkan sejak 2-3 tahun lalu, tapi ya tiba-tiba ada dadakan ya kan. Nah kami wajib hadapi dadakan itu juga. Dadakan itu ya artinya gimana caranya agar ekspor kami atau neraca dagang kami dapat dipertahankan positif," ujarnya.

Menurutnya memperbaiki ekspor dalam kaitannya juga menjaga keseimbangan neraca dagang amat penting. Apabila itu tidak dijaga bakal berisiko bagi Indonesia.



Sumber : detikhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger