Home » , , , , » Wawancara Hendra/Ahsan: Beda Sambut Kualifikasi Olimpiade Dulu dan Kini

Wawancara Hendra/Ahsan: Beda Sambut Kualifikasi Olimpiade Dulu dan Kini

Written By admin on Rabu, 27 Maret 2019 | Maret 27, 2019


harian365.com - Wawancara Hendra/Ahsan: Beda Sambut Kualifikasi Olimpiade Dulu dan Kini -   Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berambisi lolos Olimpiade 2020 Tokyo. Mereka bilang ada perbedaan yang mencolok saat menyambut pesta olahraga sejagat itu saat ini serta dulu. 

Kendati telah tidak lagi menjadi tahap pelatnas bulutangkis di Cipayung, Hendra/Ahsan tetap menggebu-gebu untuk tampil di Olimpiade 2020. Suatu  psywar ditunjukkan terhadap pebulutangkis yang lebih muda oleh The Daddies, julukan Hendra/Ahsan, dengan menjadi juara All England 2019

Mereka pun dengan cara lugas menyebutkan terhadap publik hasrat untuk bertanding di Olimpiade 2020. detikSport berpeluang untuk mewawancarai Hendra, pemilik medali emas Olimpiade 2008 Beijing (bersama Markis Kido), serta Ahsan dalam One on One detikSport di Cipayung kemarin hari lalu. 


Berikut petikan wawancaranya: 

detikSport: Persiapan anda menuju Kualifikasi Olimpiade 2020 bagaimana?

Hendra Setiawan: Persiapan dari stamina serta power wajib dijaga semakin. Persaingan bakal susah sehingga wajib dijaga semacam ini.

detikSport: Bagaimana tutorial menjaganya?

Hendra: Ngegym-nya wajib ditambah lagi. Istilahnya porsi latihannya jangan hingga turun.

detikSport: Jadi, kini tidak jarang nambah latihan?

Mohammad Ahsan (A): Kadang-kadang, eemm ya tidak jarang lah.

detikSport: Kalau pola makanan bagaimana? Apakah ada pantangan mengingat umur Hendra/Ahsan tidak lagi muda?

Hendra: Enggak ada pantangan, yang penting sehat saja.
Ahsan: Yang penting tidak alergi. Tidak hanya itu, telah kebiasaan sih yang wajib bagaimana, makan apa. 

detikSport: Apa yang membedakan persiapan Olimpiade sebelumnya serta sekarang?

Hendra: Sama saja. Cuma persaingan lebih ketat. 
Ahsan: Sama saja, cuma kita lebih keras saja latiahannya. Hasilnya juga tidak ada yang tahu. Dulu masuk kualifikasi enggak susah ya hahaha. Kalau kini perlu perjuangan lah, beda perjuangannya. Kalau dulu kemampuannya cukup keren. Kini tidak sedikit saingan, lebih tidak sedikit yang muda serta lebih kuat.

detikSport: Soal anggaran turnamen ke kualifikasi Olimpiade 2020 bagaimana? Bukankah wajib menanggung sendiri?

Hendra: Kita menyiapkan 14 turnamen untuk tahun ini. Kita mempunyai sponsor juga bantu kami. Kemudian, sambil jalan kita wajib cari tambahan sponsor lagi.
Ahsan: Kalau buat pertandingan alhamdulillah telah.

detikSport: Soal penerbangan, akomodasi serta makan di tiap turnamen bagaimana?

Hendra: Semua urus sendiri. Makan ya mbayar dewe hehehe. 

detikSport: Herry IP (pelatih pelatnas ganda putra) membebaskan persaingan ke kualifikasi Olimpiade 2020, apakah itu menguntungkan buat kalian?

Hendra: Ya kita berusaha maksimal saja. Saya tahu persaingan tidak mudah. Dari sini (pelatnas) saja telah tidak sedikit. Kita maksimal saja di turnamen menuju turnamen.

detikSport: Semangat apa yang anda bawa menuju Olimpiade ini?

Ahsan: Semangat muda. Semangat menolak tua hahaha. Ya semangat saja semacam yang lainnya di latihan sama, porsi latihan juga sama, kita jangan hingga ketinggalan.
Kalau kita telah tidak lagi muda tapi tetap mengikuti, kita tahu kita wajib menghabiskan program juga.

detikSport: Jadi, boleh dibilang kini lebih susah ya untuk menyiapkan diri ke Olimpiade?

Hendra: Tentunya. Tapi, kita juga tidak ingin kalah dari yang muda-muda. Ini menjadi motivasi kita juga.


Sumber : detiksport
Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger