Home » , , , , , , » Alasan Joko Driyono 'Pinjamkan' Kursi Panas kepada Gusti Randa

Alasan Joko Driyono 'Pinjamkan' Kursi Panas kepada Gusti Randa

Written By admin on Rabu, 27 Maret 2019 | Maret 27, 2019


harian365.com - Alasan Joko Driyono 'Pinjamkan' Kursi Panas kepada Gusti Randa -  Gusti Randa membahas tidak menjadi pengganti Joko Driyono sebagai pelaksana tugas ketua umum PSSI. Dirinya tetaplah anak buah komite eksekutif (exco) PSSI. 

Gusti, 53 tahun, pernah menyebut dirinya sebagai plt ketua umum PSSI. Sehari kemudian, dirinya meralatnya. Dirinya bilang, dirinya tetap tetap anak buah komite eksekutif (exco) PSSI dengan tugas khusus dari Jokdri, sapaan karib Joko Driyono. 

Kepada detikSport, Gusti membahas penugasan itu. Semacam apa?

"Pengurus PSSI dipilih ada 15 orang. Satu orang ketua umum, dua wakil ketua umum, serta 12 orang menjadi anak buah exco. 15 orang ini disebut exco. Mereka dipilih dalam kongres PSSI. Sementara, sekjen serta staf-staf itu lewat pengangkatan. Tapi, yang dipilih voters ya 15 orang itu," kata Gusti dalam Blak-blakan di detikcom. 

"Mereka memiliki tugas masing-masing, disebut tugas komite-komite. Semacam saya, exco komite hukum, regulasi serta status pemain, kemudian ada komite pertandingan, serta lainnya. Nah, dalam perjalanannya dirinya aman-aman saja empat tahun, kelak dipilih lagi 15 orang. Tapi, apabila dalam perjalanannnya ada kena persoalan hukum serta penggantian, pasti ada beberapa variasinya," Gusti membeberkan.


"Sekarang ini, ada 15 exco ada dua exco yang kena persoalan hukum, yaitu Johar Lin Eng serta Hidayat. Johar nonaktif, Hidayat mundur. Waketum Pak Joko serta Iwan Budianti tetap ada, ketua umumnya mundur. Maka, waketum senior menggantikannya maka Pak Joko menggantikan ketua umum. Jadi, kini ada satu ketum, satu waketum, serta sepuluh exco.

"Pak Joko begitu diangkat menjadi ketua umum, sepekan kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Maka, dengan cara etika Pak Joko tidak dapat memimpin nih. Sebenarnya, boleh-boleh saja pimpin, tapi etikanya tidak dapat pimpin tidak sedikit fokus yang tersita untuk perkaranya," dirinya membicarakan. 

"Akhirnya, dengan kewenangan ketua umum, dirinya membikin surat tugas. Jadi, Pak Joko tidak mundur nih. Dirinya membikin tugas terhadap siapa? Terserah boleh terhadap wakil ketua umum, boleh terhadap sepuluh exco ini. Tapi, pak Joko buat surat tugas terhadap saya selaku komite hukum serta pakar status," ucap Gusti.


Sumber : detiksport
Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger