Home » , , , , , » Makan Ayam Goreng Setiap Hari, Risiko Kematian Bisa Meningkat 13 Persen

Makan Ayam Goreng Setiap Hari, Risiko Kematian Bisa Meningkat 13 Persen

Written By admin on Kamis, 24 Januari 2019 | Januari 24, 2019


harian365.com - Makan Ayam Goreng Setiap Hari, Risiko Kematian Bisa Meningkat 13 Persen - Kalau kalian tergolong penggemar ayam goreng alias ikan goreng, waspada supaya jangan terlalu berlebihan mengonsumsinya setiap hari. Studi terakhir menonton kalau faktor tersebut dapat menambah risiko kematian akibat beberapa penyakit sampai 13 persen.

Peneliti dari University of Iowa mengenalnya dengan menonton data dari kurang lebih 100 ribu wanita berumur 50-79 tahun selagi rata-rata 18 tahun. Pemimpin studi Wei Bao menyebut studi terus menguatkan bukti bahwa konsumsi makanan goreng butuh dibatasi untuk nasib sehat.


"Kita tahu bahwa konsumsi makanan goreng sangat umum di Amerika Serikat serta juga seluruh dunia. Sayangnya, tetap jarang diketahui akibat kesehatan jangka panjang dari konsumsi makanan goreng," kata Wei semacam dikutip dari CNN, Kamis (24/1/2019).

Fakta hebat bahwa peningkatan risiko kematian terjadi lebih tinggi bila makanan goreng yang biasa dimakan merupakan ayam. 

Peneliti menonton mereka yang mengonsumsi makanan goreng lebih dari satu porsi dalam sehari rata-rata mempunyai peningkatan kematian delapan persen. Tapi bila ayam alias ikan goreng yang dimakan risiko kematian meningkat sehingga 13 persen.

Secara umum ikan sebenarnya baik untuk kesehatan jantung, tetapi bila diolah dengan tutorial digoreng kegunaaan tersebut kemungkinan sehingga hilang.

"Kalau kalian menggoreng ikan, dapat sehingga telah tak sehat lagi. Walau ada peningkatan risiko kematian dengan mengonsumsi makanan goreng, risiko dapat ditekan bila konsumsinya juga dibatasi," lanjut Wei.


Sumber : detikhelath
Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger