Home » , , , , , » Masjid Lautze di Bandung yang Bangunannya Bergaya Tiongkok

Masjid Lautze di Bandung yang Bangunannya Bergaya Tiongkok

Written By admin on Selasa, 25 Desember 2018 | Desember 25, 2018


Masjid Lautze di Bandung yang Bangunannya Bergaya Tiongkok - Masjid Lautze selain ada di Jakarta, tapi ada di Bandung juga. Inilah masjidnya yang penuh sejarah.

Untuk membedakan dengan masjid Lautze yang ada di Jakarta, masjid Lautze yang ad adi Bandung dinamakan sebagai Masjid Lautze 2. Masjid Lautze 2 Bandung berlokasi di Jalan Tamblong No 27, Braga.

Masjid Lautze 2, Bandung juga berada di bawah naungan Yayasan Haji Karim Oei, yang juga mengelola Masjid Lautze Jakarta. Pada awalnya, Masjid Lautze 2 didirikan pada roko yang disewa oleh pihak pengelola. Tetapi kemudian pemilik ruko menghibahkan bangunan untuk masjid.

Masjid ini sendiri telah berdiri di kota Bandung sejak 21 tahun yang lalu. Bangunan masjid Lautze 2, bernuansa oriental yang khas, mulai dari tahap luar masjid, hiasan lampion yang terpasang, hingga mimbar masjid bernuansa Tiongkok yang sangat kental. Cat dinding serta tembok juga didominasi warna kuning serta merah cerah selayaknya bangunan klenteng.

Ukurannya Masjid Lautze 2, tidak terlalu besar hanya kurang lebih 6 x 7 meter dengan daya tampung 50 jemaah di tahap dalam. Jadi saat salat Jumat, wajib menggelar karpet di luar masjid.

Di dinding masjid terpasang figura gambar Haji Karim Oie, sang pendiri Lautze bersama Presiden pertama Republik Indonesia Ir Soekarno, serta tokoh Islam Indonesia, Buya Hamka.

Dahulu Masjid Lautze 2, hanya buka dari jam 09.00-16.00, mengikuti jam buka ruko-ruko yang ada di kurang lebihnya, serta tutup pada hari Sabtu, Minggu serta tanggal merah. Tetapi mulai tahun 2016, Masjid Lautze 2 dibuka setiap hari, serta rutin ramai pada waktu salat khususnya pada saat sholat Jumat.

Di sebelah Masjid Lautze, berdiri pusat pendampingan serta info bagi para calon mualaf. Di samping itu lumayan tidak sedikit kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid Lautze, antara lain kursus bahasa Mandarin, kursus bahasa Arab, serta kursus Shufa (seni kaligrafi Tionghoa).

Sumber : detiktravel
Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger