Home » , , , , , , » 5 Mitos Buah Durian yang Masih Banyak Dipercaya

5 Mitos Buah Durian yang Masih Banyak Dipercaya

Written By admin on Selasa, 25 Desember 2018 | Desember 25, 2018


5 Mitos Buah Durian yang Masih Banyak Dipercaya - Bulan ini durian lagi musim-musimnya nih. Tentu tidak sedikit yang sedang berburu, mumpung harga sedang terjangkau-terjangkaunya.

Meski enak, tidak dianjurkan untuk berlebihan makan durian. Ada beberapa persoalan kesehatan yang dapat timbul dampak terlalu tidak sedikit makan durian.

Walau demikian, tidak semua info mengenai durian dapat dipertanggungjawabkan. Sebagian di antaranya hanya mitos yang tidak butuh dipercaya. Dirangkum dari beberapa sumber, berikut ini beberapa fakta di balik mitos mengenai durian.

1.Mitos: Makan durian naikan kolestrol


Mitos tentu tidak asing lagi. Seseorang yang punya riwayat kolesterol tinggi, diyakini bakal kambuh bila tidak sedikit makan durian.

Tapi taukah kamu, bahwa tidak ada kolesterol di dalam durian?

"Sebab durian mengandung lemak tidak jenuh tunggal, yang bisa menolong menurunkan kadar trigliserida serta lipoprotein kepadatan rendah, alias kolestrol jahat," kata Dr Abel Soh, pakar endokrinologi di Raffles Diabetes and Endocrine Center, dikutip dari Menshealth.

Walau tidak mengandung kolesterol, bukan berarti boleh berlebihan makan durian lho. Kandungan lemaknya masih bisa mempengaruhi jantung kamu.

2. Mitos: Terlalu banyak makan durian bisa demam


Mungkin kalian sempat mendengar, makan durian terlalu tak sedikit bakal menyebabkan demam alias panas tinggi.

Secara ilmiah, makan durian menyebabkan sedikit peningkatan suhu tubuh seseorang. Ini biasanya bukan sebab demam alias menyebabkan batuk alias infeksi saluran pernapasan.

Peningkatan suhu tubuh dikarenakan oleh proses metabolisme serta kimia yang terjadi tubuh mencerna buah padat.

3. Makan durian bersama alkohol bisa mematikan


Bukti ilmiah belum dengan cara meyakinkan mendukung tautan ini. Sebaliknya, berbagai orang mengidap sakit maag serta kembung seusai berpesta durian, sebab kandungan serat serta karbohidrat yang relatif tinggi. Ini kemudian bisa diperkurang baik dengan asupan alkohol

"Ketika kalian memakan durian, yang juga hangat di alam, efek ini ditekankan serta bisa mengganggu keseimbangan alamiah yang ada di dalam tubuh," ucap dr Wong.

Ini bisa memperkurang baik kondisi medis kalian yang alami, semacam penyakit kardiovaskular, serta memunculkan risiko kesehatan yang parah.

4. 5 Mitos Buah Durian yang Masih Banyak Dipercaya


Berbagai orang meyakini, minum air garam yang dituang ke kulit durian bisa menetralkan efek durian. Ada berbagai kebenaran dalam faktor ini. Air garam bisa dipercaya bisa menolong mengurangi racun serta panas.

"Ini bisa memoderasi efek yang tak diharapkan dari makan durian," ucap Mr Chew. Namun kalian juga tak butuh meminumnya dari kulit durian tersebut.

5. Pasien diabetes bisa makan durian tanpa khawatir


Sebab mereka yang punya riwayat diabetes bisa memakan durian tanpa khawatir sediktpun, sebab mereka berpendapat durian tak mempunyai rasa manis. Benarkah?

Salah! Buah durian sebetulnya mempunyai kandungan gula tinggi, jadi penderita diabetes butuh hati-hati berapa tak sedikit yang dirinya konsumsi.

"Daging kurang lebih 3 biji durian bisa mengandung antara 20g serta 30g karbohidrat," kata Dr Sih. Biasanya ini setara dengan jumlah gula dalam setengah kaleng Coke biasa (20g) alias semangkuk nasi putih (30g).

Ms Chia berbicara pengidap diabetes wajib membatasi asupan durian, baik itu hanya 1 ataupun 2 biji sehari.


Sumber : detikhealth
Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger