Home » , , , , , , , , » Rencanakan Serangan Natal, Mantan Marinir AS Ditangkap

Rencanakan Serangan Natal, Mantan Marinir AS Ditangkap

Written By admin on Sabtu, 23 Desember 2017 | Desember 23, 2017


harian365.com - Seorang mantan Marinir Amerika Serikat ditangkap atas tuduhan merencanakan serangan Natal di San Francisco, AS. Pria berusia 26 tahun itu mengaku terinspirasi kelompok radikal ISIS.

Menurut pernyataan tertulis yang diajukan Penyuplai Khusus FBI, Christopher McKinney, tersangka bernama Everitt Aaron Jameson berencana menargetkan Pier 39, kawasan wisata yang ramai di San Francisco. 

Jameson sudah memberi tau terhadap agen-agen FBI yang menyamar, bahwa dirinya bakal memakai bahan peledak untuk menargetkan kerumunan orang di Pier 39 antara 18 Desember serta 25 Desember. "Natal adalah hari sempurna untuk meperbuat serangan," kata Jameson dalam dokumen FBI semacam dilansir kantor kabar AFP, Sabtu (23/12/2017).

Disebutkan bahwa Jameson berbicara dirinya tidak butuh menyusun rencana meloloskan diri sebab dirinya "siap mati."

Rumah Jameson di Modesto, California digerebek agen-agen FBI pada Rabu (20/12) waktu setempat. Di rumah itu, para penyuplai menemukan surat wasiat serta pesan terbarunya beserta senjata-senjata serta amunisi.

Menurut dokumen FBI, Jameson sempat mengikuti pelatihan dasar di Korps Marinir pada tahun 2009 serta lulus dengan kualifikasi "penembak jitu". Tetapi pria itu kemudian diberhentikan sebab tidak menyatakan riwayat penyakit asmanya. Seusai keluar dari Marinir, dirinya bekerja sebagai sopir truk derek.

"Jameson membahas bahwa dirinya juga ingin memakai bahan peledak serta menceritakan suatu  rencana yang mana bahan peledak dapat mengarahkan alias menyalurkan orang-orang ke suatu  lokasi di mana Jameson dapat memunculkan korban jiwa," demikian disampaikan McKinney.


Tersangka tersebut dengan cara tidak sengaja mengungkapkan rencananya itu pada seorang penyuplai FBI yang menyamar, yang dipercaya Jameson sebagai seorang tokoh senior kelompok ISIS.

"Kali ini, para petugas penegak hukum kami yang menarik, sekali lagi sukses menggagalkan suatu  plot untuk membunuh warga Amerika," kata Jaksa Agung Jeff Sessions.

Dalam dokumen FBI disebutkan, Jameson sudah mendukung keyakinan jihad radikal, tergolong menulis artikel-artikel di media sosial yang mendukung terorisme.



Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger