Home » , , , , , , , , , , , » Gaya Hidup Zaman Now, Minyak Goreng Sedikit Menempel di Makanan

Gaya Hidup Zaman Now, Minyak Goreng Sedikit Menempel di Makanan

Written By admin on Sabtu, 23 Desember 2017 | Desember 23, 2017


harian365.com - Gaya nasib zaman now, minyak goreng sedikit menempel di makanan. Apalagi minyak goreng menjadi salah satu bahan mutlak yang harus terdapat di dapur saat memasak. 

Apalagi pada sajian lauk nusantara yang tentu ada minimal satu lauk yang digoreng alias ditumis. Tidak hanya itu minyak goreng juga mempunyai kegunaaan semacam vitamin A, serta pastinya konsumen tentu ingin memakai minyak goreng yang stabil serta tak mudah teroksidasi.

Menurut praktisi nasib sehat, Dr Reisa Broto Asmoro, pemakaian minyak goreng terbukti telah jadi kebutuhan masyarakat Indonesia sehari-hari. Sebab itu tak bisa dipungkiri bahwa di setiap rumah tangga tentu ada makanan yang diolah dengan tutorial digoreng. 

Untuk meminimalkan risiko berlebihan pemakaian minyak goreng maka harus diantisipasi saat menggoreng dengan jumlah takaran yang tak terlalu tak sedikit. 

"Konsumen butuh tahu minyak goreng baik itu semacam apa. Yang pertama, karakter minyak goreng harus semacam air, yaitu tak lengket serta mudah mengalir ditenggorokan jadi dikit nempel di makanan, sebab jika terlalu menyerap di makanan bisa memunculkan risiko obesitas serta penyakit lainnya," ucap dr Reisa, dalam keterangan tertulis Sunco, Jumat (22/12/2017). 

Yang kedua, mempunyai titik didih yang tinggi jadi kalau dipakai untuk menggoreng tak mudah mengalami oksidasi. Ketiga, dipastikan terbuat dari bahan yang bernilai bukan dari bahan yang berbahaya untuk tubuh, jadi menghasilkan warna minyak yang paling bening. 

"Terbaru, tak mudah beku yang menandakan bahwa kandungan asam lemak jenuhnya rendah jadi bisa meminimalkan peningkatan kolesterol jahat yang bisa berisiko kurang baik bagi tubuh kita," ucap dokter yang menjadi host agenda Dr. OZ Indonesia.

Tidak hanya mengenal semacam apa ciri-ciri minyak goreng baik. Tetapi masyarakat juga butuh mengenal bagaimana tutorial memakai minyak goreng yang benar saat memasak.

Sementara itu, pakar gizi, Rita Ramayulis, DCN, M.Kes yang telah tak sedikit menerbitkan buku-buku tulisan tentang nasib sehat berkata, salah satu kebiasaan yang salah saat memasak memakai minyak goreng merupakan memakainya dengan cara berulang-ulang sampai minyak berubah warna.


"Saat memanaskan minyak goreng dengan suhu tinggi serta dipakai dengan cara berulang bakal mengdampakkan minyak mengalami kerusakan sebab adanya oksidasi yang membikin makanan menjadi aroma tengkik, berubahnya komposisi pada asam lemak tak jenuh, berubahnya warna minyak, serta jumlah minyak lebih tak sedikit terserap dalam makanan," ungkapnya.

Untuk itu, pemakaian minyak goreng menjadi opsi cocok bagi masyarakat Indonesia sebab bisa mengurangi jumlah lemak yang masuk ke dalam tubuh. Rita meningkatkankan, minyak goreng yang baik merupakan terkesan jernih serta bening, mempunyai aroma yang khas. Terus rendah tipe lemak jenuhnya maka terus sehat. 

"Hal ini bisa dideteksi dari keadaannya yang tak mudah beku, teksturnya tak terlalu kental tapi bening semacam air, serta pastinya minyak tersebut dikit nempel di makanan," tuturnya.



Sumber : harianfood

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger