Home » , , , , , , , , , , , » Ini Penjelasan Kemenpora soal Penyaluran Anggaran Pelatnas ke PP/PB

Ini Penjelasan Kemenpora soal Penyaluran Anggaran Pelatnas ke PP/PB

Written By admin on Rabu, 01 November 2017 | November 01, 2017


harian365.com - Kementerian Pemuda serta Olahraga (Kemenpora) merespons kegelisahan federasi cabang olahraga mengenai pelaksanaan pemusatan latihan nasional (pelatnas) Asian Games 2018. Mereka memkabarhukan tata tutorial penyaluran anggaran. 

Seusai Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) resmi dibubarkan, pemerintah menyerahkan pembinaan terhadap federasi cabang olahraga. Tergolong, mengatur anggaran. KONI hanya bertugas mengawasi kerja federasi cabang olahraga. 

Meski telah menyatakan pemecahan tugas untuk KONI serta PB/PP, tapi kemenpora belum merinci prosedur yang wajib dijalankan PB/PP. Salah satunya, prosedur untuk pencairan biaya pelatnas. Padahal, Tahun Biaya 2017 tinggal dua bulan lagi serta Kemenpora tetap mempunyai sertaa biaya pelatnas dari Satlak Prima sebesar Rp 253 miliar, dari kualitas total Rp 449 miliar. 

"Jadi, prosedur 2017 yang sisa ini nantinya cabor unggulan yang meperbuat try out alias training camp tetap mengirimkan proposalnya ke Menpora (Imam Nahrawi). Sebab, sebelumnya kan cabor rutin mengirimkan terhadap Satlak Prima. Tapi, sebab telah dibubarkan sehingga langsung ke Menteri serta tembusannya ke Kuasa Pemegang Biaya Deputi IV," kata Yuni Poerwanti, Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, terhadap pewarta Selasa (31/10/2017). 

"Ini tak bulat sih makanya kita minta juga teman-teman menyosialisasikan. Yang paling penting, saat ini, uji coba serta training camp cabor-cabor unggulan wajib jalan," ucap dirinya kemudian. 


Tidak sama dengan mekanisme pencairan biaya 2017, Yuni justru belum dapat mengungkap detail penerapan sertaa untuk tahun depan. Mereka tetap wajib berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menetapkan sistem pencairan yang cocok supaya tak terjadi ketelatan-ketelatan yang terulang. 

Sebagai fotoan, untuk tahun depan pemerintah menganggarkan Rp 734,8 miliar untuk pembinaan prestasi atlet. 

"Untuk tahun depan kita bakal duduk bareng dulu. Pokoknya uji coba serta training camp yang ini dijalankan dulu. Kemudian 2018 bakal dibangun lagi mekanismenya semacam apa," Yuni membahas.




Sumber : hariansport

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger