Home » , , , , , , , , » 4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Ketika Minum Antibiotik

4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Ketika Minum Antibiotik

Written By admin on Rabu, 01 November 2017 | November 01, 2017


harian365.com - Ketika Kamu mengalami infeksi, biasanya dokter memberbagi berbagai obat, salah satunya merupakan antibiotik. Semacam diketahui, antibiotik harus diminum sesuai anjuran serta harus dihabiskan.

Dilansir dari Women's Health, seorang internis di New York City, Keri Peterson, MD, berbicara bahwa antibiotik bisa memengaruhi tahap tubuh lain, tidak hanya area yang terbukti lemah lantaran bakteri ataupun virus. Sebab tiap antibiotik punya tipe yang tidak sama, harus tanyakan pada apoteker alias dokter yang memberbagi resep antibiotik tersebut.

"Semua antibiotik tidak sama, sehingga rutin tanyakan terhadap dokter alias apoteker apa yang butuh Kamu hindari," kata Petersen.

Nah, supaya tidak berdampak fatal, pantang perbuat faktor ini selagi Kamu mengonsumsi antibiotik. Apa saja?


1. Minum Pil KB

Hati-hati apabila mengonsumsi pil KB (Keluarga Berencana) bersamaan dengan antibiotik. Tidak semua antibiotik bisa mengurangi efektivitas KB, Tetapi Rifampisin (untuk mengobati meningitis) serta Rifabutin (untuk mengobati tuberkulosis) bisa menurunkan kadar hormon KB yang berkegunaaan untuk mencegah kehamilan.

Jadi apabila dokter meresepkan salah satu antibiotik tersebut, sebaiknya Kamu katakan apabila sedang menjalani KB. Biasanya dokter bakal memberi pilihan alat kontrasepsi semacam kondom, selagi mengonsumsi antibiotik tersebut.

2. Mengonsumsi alkohol

Minum minuman beralkohol dikualitas tidak lebih aman selagi mengonsumsi antibiotik. Walau alkohol tidak mengurangi keefektivitasan antibiotik, tapi obat ini bisa mengurangi tenaga serta bakal memperlambat perbaikan tubuh dari penyakit. Lagipula, minuman keras bisa menyebabkan perut mual, pusing, serta kantuk.

3. Makan yogurt

Sebagian besar antibiotik membunuh bakteri yang membikin Kamu sakit, tapi juga bisa membunuh bakteri baik di usus yang berkegunaaan untuk mencerna makanan. Sehingga ketika mengonsumsi antibiotik, disarankan makan makanan yang mengandung probiotik yang bisa mencegah munculnya persoalan baru.

4. Melalaikan aturan pakai

Berbagai antibiotik, semacam augmentin, butuh diminum bersama makanan untuk menghindari gangguan pada perut. Sementara yang lain, semacam penisilin (untuk mengobati infeksi bakteri), butuh diminum saat perut kosong. Sehingga rutin cek petunjuk tertulis sebelum minum antibiotik, apakah sebaiknya diminum sebelum makan alias setelah makan.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger