Home » , , , , , , , , , » Revitalisasi Masjid Raya Pekanbaru Terindikasi Korupsi

Revitalisasi Masjid Raya Pekanbaru Terindikasi Korupsi

Written By admin on Sabtu, 02 September 2017 | September 02, 2017


harian365.com - Revitalisasi Masjid Raya Pekanbaru yang menghancurkan bangunan csupaya adat itu diduga aroma aroma korupsi. Saat ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau tengah menyelidiki dugaan korupsi yang diadukan oleh warga.

"Iya benar (dugaan korupsi). Kami lagi menyelidiki sertaa revitalisasi masjid raya yang terindikasi korupsi," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Sugeng Riyanta saat diwawancara detikcom, Sabtu (2/9/2017).


Sugeng membahas, pihaknya meperbuat penyelidikan proyek revitalisasi atas laporan masyarakat.

"Kita menerima pengaduan masyarakat terkait sertaa APBD Riau yang gunakan dalam revitalisasi masjid tersebut. Dari laporan dugaan korupsi tersebut, kami pun meperbuat penyelidikan," kata Sugeng.


Dari penyelidikan yang diperbuat kejaksaan, kata Sugeng, diperkirakan sertaa APBD Riau yang telah dikucurkan telah mencapai miliaran Rupiah.

"Kalau tak salah proyek itu telah berlangsung sejak tahun 2009 lalu. Serta tahun lalu diberitakan sertaa tetap dikucurkan," kata Sugeng.


Masih menurut Sugeng, pihaknya hingga kini tetap semakin mengumpulkan sejumlah keterangan terkait dugaan korupsi itu.

"Sementara ini kami tetap mengumpulkan keterangan dari pihak terkait. Penyelidikan dugaan korupsi itu tetap semakin diperbuat," kata Sugeng.


Terkait tim revitalisasi telah menghancurkan bangunan masjid sebagai csupaya budaya, menurut Sugeng, sebaiknya permasalahan penghancuran csupaya adat itu dilaporkan ke instansi lain.

"Kita hanya menangani dugaan korupsinya saja. Kalau persoalan csupaya budayanya, silahkan saja laporkan ke instansi lain, sebab itu juga pidana," kata Sugeng. 




Sumber
Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger