Marquez Merinci Aksinya Menyalip Petrucci

Written By admin on Senin, 11 September 2017 | September 11, 2017


harian365.com - Sebuah manuver menyalip dari Marc Marquez berbuntut kemenangan di Misano. Begini penuturan Marquez merinci aksinya itu, tergolong persiapan yang ia perbuat.

Marquez memenangi MotoGP San Marino, Minggu (10/9/2017) kemarin, seusai menyalip Sertailo Petrucci di Turn 1 putaran terbaru menjelang garis finis.

Sebelum aksi overtaking-nya itu Marquez semakin membayang-bayangi Petrucci selagi berbagai putaran. Kondisi sirkuit, yang permukaannya tetap sangat basah, sempat bikin rider Repsol Honda itu berpikir untuk mencari aman saja dengan finis kedua.


Akan namun, juara dunia tiga kali MotoGP itu kemudian kembali ke naluri awalnya untuk berusaha sekuat tenaga meperbuat serangan, kendatipun tahu persis ada risiko terjatuh. Toh ia berhasil menyalip Petrucci serta kemudian menjauh untuk meraih kemenangan.

"Balapannya menarik, serta sukar membayangkan ketegangan serta alangkah saya fokus, padahal susah untuk menjaga konsentrasi sebab balapannya panjang sekali," ujar Marquez semacam dilansir Crash.net.

"Di awal balapan saya sedikit kesusahan. Di tahap kedua balapan saya merasa oke, tapi di tahap akhir saya merasa lebih baik lagi. Pada satu titik saya mulai memikirkan kejuaraan dunia serta bergumam kalau posisi kedua mungkin telah cukup, tapi ketika berpikir lebih lanjut serta menonton adanya kemungkinan, saya pun ingin mencoba. Dalam balapan saya berusaha semakin membuntuti Sertailo serta para rider lain sebab seusai jatuh di pemanasan saya pun jadi lebih hati-hati. Insiden itu memberi saya peringatan serta saya pun membuntuti Sertailo dengan sangat cermat. Serta kemudian di putaran terbaru saya sangatlah mempersiapkan segalanya."


"Di tiga putaran terbaru saya telah punya kemungkinan menyalipnya. Saya pun akhirnya menggeber 100% serta buat saya lebih baik ambil risiko untuk satu putaran ketimbang meperbuatnya di tikungan," tuturnya.

Marquez tahu persis bahwa apabila manuvernya itu tidak berhasil maka ia bakal habis-habisan dikritik sebab dikualitas terlalu agresif. Tapi ia menegaskan bahwa gayanya tersebut telah membikinnya bisa poin-poin dalam proses meraih lima gelar juara dunia grand prix.

"Kali ini saya tidak merasa begitu (percaya diri) sebab lintasannya sangat licin jadi sangat mudah bikin kesalahan, serta kalau Kamu menonton balapan Moto2 serta Moto3, rasa percaya diri saya kian bertidak lebih, terlebih usai jatuh dalam pemanasan," kata Marquez.

"Tapi saya pikir bisa saja kehilangan poin di Valencia jadi saya pun mencoba menggeber ke depan. Pasti ada risiko besar serta apabila saya jatuh maka orang-orang bakal berkata, 'Ia tidak sempat berubah bla bla bla', tapi begitulah gaya saya serta gaya ini telah memberbagi saya lima gelar juara dunia. Saya bakal semakin menggeber semacam itu, juga memperkecil risikonya," ujar Marquez.




Sumber : hariansport

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger