Home » , , , , , , , , , , , » Kuatkan Hati, Ini Saran Psikolog Saat Melihat Raisa dan Hamish Daud Menikah

Kuatkan Hati, Ini Saran Psikolog Saat Melihat Raisa dan Hamish Daud Menikah

Written By admin on Sabtu, 02 September 2017 | September 02, 2017


harian365.com - Penyanyi bersuara lembut, Raisa resmi dipersunting Hamish Daud. Pernikahan mereka bakal dihelat pada 3 September 2017 mendatang. Tidak sedikit kaum millenial di media sosial maupun pecinta keduanya mengaku patah hati atas pernikahan mereka serta menjadi hari patah hati nasional. 

Menanggapi faktor tersebut, psikolog perkawinan serta keluarga dari Klinik Rumah Hati, Wulan Ayu Ramadhani, MPsi berbicara bahwa kebutuhan seseorang menguatkan hati ada bermacam-macam sebabnya. Untuk menguatkan, terkadang butuh tahu dulu apa yang sebetulnya membikin patah hati sehingga
butuh dikuatkan.

"Padahal ini kami bicara mengenai kenasiban bintang film yang hanya kami kenal melewati apa yang ditampilkan di sosial media ataupun kabar-kabar yang kami baca, tapi kok rasa patah hati-nya kayak ditinggal cem-ceman nikah," kata wanita cantik yang bersahabat disapa Wulan ini.


Menurutnya untuk menguatkan hati, yang pertama adalah sadari dulu apa saja emosi yang dirasakan, apakah kecewa, marah, iri, alias terharu. Kemudian terima emosi-emosi yang timbul sebagai faktor yang wajar terjadi pada situasi semacam ini. Apabila emosi yang timbul telah berlebihan, maka patut diwaspadai.

"Umpama menangis semakin menerus-setiap menonton idola dengan pasangannya, kehilangan nafsu makan, tidak mau meperbuat aktivitas sosial, tidak mau berjumpa kawan, tidak sekolah alias bekerja, serta sebagainya. Ada kemungkinan hubungan yang timbul antara fans serta idolanya telah tidak sehat serta adalah obsesi," ucap Wulan.

Selain itu, Wulan pun menyarankan untuk merubah kebiasaan. Apabila timbul perasaan tidak enjoy ketika menonton idola bermesraan dengan pasangannya, sebaiknya lihat secukupnya saja. Ini terbukti terkesan mudah tetapi susah dijalani, sebab sebagai fans pasti rutin ingin tahu mengenai idolanya. 

"Kembali lagi, kalau nyatanya ini telah sangat mengganggu, belajar untuk mencari tahu tutorial mengontrol diri supaya tidak tidak jarang-tidak jarang cek socmed-nya si idola," tutur Wulan.


Demikian juga disampaikan oleh psikolog klinis dewasa dari Tiga Generasi, Sri Juwita Kusumawardhani MPsi, alias yang bersahabat disapa Wita. Apabila faktor ini dianggap sangat mengganggu sebaiknya tidak butuh menonton alias bahkan menghindari untuk membuka media sosial hingga kabar mengenai pernikahan ini reda.

"Butuh ditanyakan juga sama diri sendiri, mengapa wajib sekecewa itu? Seberapa besar kemungkinannya dapat menjadikan mereka pasangan orisinil kita? Apabila terbukti kemungkinannya kecil, lalu buat apa kami tangisi? Lebih baik fokus pada diri sendiri," kata Wita.

"Apabila telah punya pasangan, syukuri apa yang ada di pasangan kita. Perkuat hubungan kami dengan pasangan. Apabila tetap single, maka saatnya membutuhas pergaulan supaya peluang berjumpa calon pasangan menjadi lebih terbuka lebar," tambahnya.

Lanjut Wulan, bersikaplah realistis. Sebab apapun yang dirasakan tidak bakal berakibat dengan cara langsung terhadap kenasiban sang artis. "Umpama sebab saya tidak setuju Raisa serta Hamish menikah, kemudian Raisa memutuskan Hamish. Kan tidak semacam itu. Yang ada emosi-emosi yang tidak membahagiakan tersebut malah dapat mengganggu diri kami serta orang-orang di kurang lebih kita," Imbuh Wulan.


Terimalah bahwa bintang film yang diidolakan telah memilih pasangannya serta tidak ada faktor yang dapat kami perbuat tidak hanya menghormati serta mendoakannya tersanjung. Tidak hanya itu, sadari juga bahwa tidak semua sudut kenasiban dari sang bintang film tersebut terekspose media. Bakal ada hal-hal lain yang tidak diketahui, dapat sehingga tidak sama dengan apa yang ditampilkan di media. 




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger