Kebun Bunga Jepang yang Instagrammable Banget

Written By admin on Rabu, 13 September 2017 | September 13, 2017


harian365.com - Liburan ke Jepang, nggak wajib ke Tokyo. Jelajahi segi lain Jepang di Ibaraki. Kamu bakal menemukan taman cantik nan eksotis bernama Hitachi Sea Side Park.

Berlibur ke Jepang nggak melulu wajib ke Tokyo yang identik dengan Harajuku, Gunung Fuji serta Sakura. Tetap tak sedikit lokasi indah lainnya yang dapat dikunjungi serta instagrammable banget kok!

Salah satunya adalah Hitachi Seaside Park di Prefektur Ibaraki, Jepang. Kamu dapat menuju ke lokasi dengan menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam dari pusat kota Tokyo.

Perjalanan dari Tokyo dapat ditempuh dengan memakai kereta JR Joban Line menuju Stasiun Katsuta. Dapat pake Tiket Tokyo Combination untuk JR Passnya seharga 1590 yen (setara Rp 191 ribu), lalu nyambung lagi dengan bus alias Taksi menuju Hitachi Sea Side Park.


Hitachi Seaside Park ini adalah taman dengan seluas 190 hektar yang diisi oleh beragam tipe tanaman bunga yang indah serta sedap dipandang mata. 

Taman seluas 190 hektar ini, terbagi menjadi tujuh area taman yang setiap area mempunyai tema serta keunikan tersendiri yang tumbuh beragam bunga yang tak sama di setiap taman. Area taman yang mutlak adalah Miharashi Hill. 

Di Miharashi Hill tumbuh bunga yang paling terkenal di yang menjadi incaran wisatawan yang berkunjung ke taman ini. Yaitu, bunga Nemophila di musim semi (spring) serta bunga Kochia di musim dingin (winter). 


Sayang, saat tim hariantravel mengunjungi Hitachi Seaside Park hanya ada bunga Zinnia yang sedang berkembang. Hamparan bunga berwarna merah, kuning serta orange itu juga sangat indah serta enak dipandang mata kok! Ini lho buktinya.

Ada lagi Bunga Nemophila yang tumbuh pada musim semi alias kurang lebih akhir April sampai pertengahan Mei. Saat mekar, kami dapat menonton 4,5 juta bunga Nemophila bermekaran di Mitarashi Hill ini serta membikin seluas mata memandang, warna biru muda bakal menghiasai pemandangan di depan mata kami dengan indah.

Selain bunga Nemophila, juga tersedia kurang lebih 32.000 Kochia alias di Jepang biasa disebut dengan 'broom grass' yang mulai ditanam pada bulan Juli. Sayang, meskipun telah tumbuh besar, Kochia saat kami kunjungi tetap berwarna hijau semua.

Seiring dengan bertumbuhnya tanaman ini, ukurannya juga bakal terus membesar serta membentuk sebuahbola-bola rumbut berwarna hijau pada musim panas semacam saat ini. 


Taman bunga ini dibuka mulai pukul 9.30 pagi serta tutup mulai pukul 16.30 (untuk Winter bulan November-Februari) sampai pukul 18.00 (untuk Spring pada bulan Maret-Mei and Summer pada bulan Juli-Agustus).

Tiket masuknya juga terbilang cukup terjangkau, cuma 410 yen untuk dewasa (kurang lebih Rp 49 ribu) serta 210 yen (Rp 25 ribu) untuk lansia, sementara anak-anak cuma dibanderol 80 yen (Rp 9.600).


Yang butuh traveler ingat, taman cantik ini Tutup setiap hari Senin lho, kecuali tanggal merah (Apabila Senin tanggal merah, maka hari Selasa nya yang tutup). So, jangan sampe salah hari ya bila berniat melancong ke mari.




Sumber : hariantravel

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger