Home » , , , , , , , , , , » Darurat Olahraga Setelah Melesetnya Target SEA Games, Menpora Rapat Tertutup

Darurat Olahraga Setelah Melesetnya Target SEA Games, Menpora Rapat Tertutup

Written By admin on Senin, 04 September 2017 | September 04, 2017


harian365.com - Menpora Imam Nahrawi menggelar rapat tertutup dengan sejumlah stakeholder olahraga Tanah Air. Rapat untuk evaluasi SEA Games 2017 Kuala Lumpur.

Rapat evaluasi SEA games 2017 itu digelar di lantai 3 Gedung Kemenpora, Senayan, Senin (4/9/2017), mulai pukul 10.40 WIB. Hadir dalam rapat tersebut Menpora Imam Nahrawi, Ketua Umum KOI Erick Thohir dan jajaran, Wakil Ketua KONI Suwarno, Ketua Satlak Prima Achmad Soetjitpto, bersama jajaran, dan berbagai perwakilan pengurus cabang olahraga.

Pertemuan antara Menpora, KONI, KOI, Satlak Prima dan perwakilan cabor seusai SEA Games menjadi agenda duduks atu meja yang pertama seusai SEA Games 2017 rampung digelar. Olahraga Indonesia terbukti sedang genting dan darurat seusai hasil kurang baik di SEA Games 2017. 

Indonesia menempati peringkat lima dengan perolehan medali 38 medali emas. Indonesia gagal memenuhi sasaran membenahi peringkat di SEA Games dan mengangkat pulang 55 keping medali emas. Capaian ini menjadi yang terkurang baik sepanjang keikutsertaan Indonesia ke SEA Games.


Wakil Ketua KOI, Muddai Madang, berbicara rapat tetap berjalan dan baru mengulas mengenai laporan Satlak Prima.

"Rapat tadi baru laporan Satlak Prima mengenai kondisi apa yang dialami di sana. Tapi kesimpulan sasaran tak sedikit yang meleset. Semacam nomor maraton itu tak terprediksi sama sekali. Ini sehingga kelemahan kami sebab tak dapat baca kekuatan lawan," kata Muddai, yang izin tak mengikuti rapat hingga penuh sebab ada agenda lain. 

"Yang kedua Maria Londa ini di luar dugaan, top 6,70 meter. Ini kan butuh ditelaah. Tapi, apapun itu segala sesuatunya terbukti yang penting wajib siap. Meskipun tak sedikit kecurangan dan SEA Games ini sehingga yang paling jelek, tapi kami wajib siap," tambahnya.

"Dan yang terpenting merupakan pemakaian anggaran. Kalau tak sedikit gunakan biaya APBN, pasti bakal tak sedikit kendala sebab tak sedikit aturan yang wajib dilewati. Sehingga wajib cari solusi lain untuk anggarannya," kata mantan Ketua KONI Sumatera Selatan ini.




Sumber : hariansport

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger