Home » , , , , , , , , , , » Catat! Bukan Berat Badan yang Bahaya, Tapi Komposisi Lemaknya

Catat! Bukan Berat Badan yang Bahaya, Tapi Komposisi Lemaknya

Written By admin on Sabtu, 09 September 2017 | September 09, 2017


harian365.com - Bicara soal bahaya kegemukan, berat badan saat ini tak rutin menjadi indikasi tubuh Kamu telah ideal alias belum. Untuk memastikannya, hasil perhitungan dengan indeks massa tubuh alias komposisi masa tubuh bisa Kamu bisakan.

Indeks massa tubuh (IMT) adalah sistem perhitungan yang menghasilkan angka dari pemecahan berat setinggi badan kuadrat. Angka yang dihasilkan dari perhitungan tersebut bisa dipakai untuk menonton apakah tubuh Kamu telah ideal alias belum. Dengan cara umum, para pakar merekomendasikan angka 18,5 kg/m2 - 24,9 kg/m2 sebagai angka ideal.

Angka di bawah 18,5 berarti tubuh Kamu tak lebih ideal, sementara di antara angka 25-29,9 berarti kelebihan berat badan. Sementara itu, indeks massa tubuh 30 artinya Kamu obesitas serta wajib serius mengontrol gaya nasib.

Tidak sama dengan IMT, pengukuran komposisi masa tubuh diperbuat hanya untuk mengukur masa lemak dalam tubuh. Masa lemak yang terbaca dalam pengukuran ini bakal lebih menolong mereka yang tengah berusaha menurunkan berat badan daripada dengan IMT.


Dikutip dari HealthStatus, ada dari mereka yang mempunyai IMT tinggi tetapi komposisi lemak di tubuhnya normal. Orang demikian bisa dipertimbangkan lebih sehat daripada orang-orang dengan IMT normal sementara masa lemaknya berlebih.

Menurut para ahli, komposisi lemak tubuh yang normal untuk perempuan adalah 22-25 persen. Sedangkan pada laki-laki, yang normal adalah 15-18 persen. Perempuan yang mempunyai komposisi lemak 29-35 persen dianggap kelebihan berat badan serta bagi laki-laki lebih dari 20 persen.

Semacam diketahui, kegemukan yang dikarenakan penimbunan lemak dianggap berbahaya sebab lemak tubuh berlebih adalah hal risiko tak sedikit penyakit. Umpama, kelebihan lemak yang terakumulasi di kurang lebih organ vital dikaitkan dengan diabetes, penyakit jantung, hipertensi, hingga kanker.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger