Home » , , , , , , , , , , , » Apa Benar Lalat yang Hinggap pada Makanan Sebarkan Penyakit?

Apa Benar Lalat yang Hinggap pada Makanan Sebarkan Penyakit?

Written By admin on Minggu, 03 September 2017 | September 03, 2017


harian365.com - Lalat menjadi serangga menjijikkan yang tak jarang sampaip di makanan. Tetapi apakah makanan yang telah dihinggapi lalat tak boleh dimakan? 

Tidak hanya tak jarang ada di kurang lebih kita, lalat yang adalah salah satu serangga menjijikkan. Tak jarangkali sampaip pada makanan serta minuman yang bakal kami konsumsi. Faktor tersebut memunculkan pertanyaan apakah makanan yang dihinggapi lalat tetap boleh dimakan. 

Lalat rumah biasa (Musca domestica) tak mempunyai racun, alat penyegat, serta taring. Lalat menemukan makanannya hanya dengan tutorial sampaip di sampah serta bangkai fauna lainnya. Tanpa gigi, lalat pasti saja membutuhkan liquid diet (makanan cair). 


Sebab biasanya lalat sampaip di makanan padat, lalat mempunyai solusi menjijikkan yaitu dengan meludah serta muntah pada makanan. Senyawa air liur serta empedu lalat bakal memecah makanan serta menjadikannya slurpable semacam smoothie. Lalat terbukti identik dengan hal-hal yang menjijikkan. 

Selain makan, sebagian lalat yang sampaip pada makanan, biasanya juga buang air besar. Serta apabila itu betina, mungkin juga bakal bertelur. Lalat terbukti tak bakal berbahaya apabila hanya makan sup saja. Tetapi, lalat adalah fauna yang oportunitis. Tidak hanya makan dari sampah yang membusuk, mereka juga makan kotoran hewan. Dengan demikian, lalat mengonsumsi tak sedikit sekali patogen. 

"Lalat rumah adalah mikroorganisme patogen yang menjijikkan. Bakteri serta virus bisa dibawa oleh lalat rumah ke dalam makanan Anda," ungkap Jeff Scott, pakar entomologi di Cornell University semacam dilansir dari mentalfloss.com (30/8), 


Para pakar memperkirakan bahwa lalat dewasa bisa menularkan lebih dari 100 penyakit serta parasit yang tak sama, dari Salmonella serta TBC sampai cacing pita. Tetapi tak sedikit orang bertanya-tanya apakah makan yang telah dihinggapi lalat tetap bisa dimakan alias wajib dibuang?

Cameron Webb, pakar entomologi medis di University of Sydney pun menjawab pertanyaan tersebut dengan berbicara bahwa kunjungan pendek dari serangga tak butuh dikhawatirkan. 


"Dalam tak sedikit permasalahan, menemukan lalat pada makanan Kamu tak berarti wajib membuangnya. Dihinggapi sekali serta hanya sebentar, tak bakal memicu reaksi berantai yang menyebabkan penyakit bagi rata-rata orang sehat," tulis Webb dalam suatu  blog. 

Webb juga mengungkapkan bahwa, terus lama lalat sampaip di makanan, terus besar kemungkinan patogen yang ditinggalkan oleh lalat tumbuh serta berkembangbiak pada makanan. Saat itu, risiko kesehatan bisa meningkat.




Sumber : harianfood

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger