Zurich, Kota Tua Rasa Modern

Written By admin on Minggu, 27 Agustus 2017 | Agustus 27, 2017


harian365.com - Liburan ke Eropa, Kota Zurich di Swiss wajib dimasukkan ke dalam daftar kota yang mesti kalian kunjungi. Inilah kota tua dengan rasa modern yang kental.

Flixbus dari Paris parkir dengan sempurna di area Sihlquai, dekat Zurich Central Station. Pagi itu udara tetap dingin. Bagi orang Indonesia yang terbiasa dengan iklim tropis, udara dingin di Carparkplatz Sihlquai tetap menusuk tulang mesikipun telah memakai jaket tebal. Padahal telah bulan Mei.

Zurich, kota paling besar di Swiss yang berada di tepi sertaau Zurich serta dekat dengan pegunungan Alpen menjadikan kota ini mempunyai panorama yang menakjubkan. Tak heran dengan kondisi ekonomi, geografi serta pastinya fasilitas yang ada, Zurich dinobatkan menjadi kota dengan nilai nasib paling baik di dunia tahun 2006 serta 2007.

Satu hari di Zurich tak menyurutkan semangat untuk menjelajah kota ini. Dengan waktu yang sempit maka faktor yang bisa diperbuat adalah city tour. Tak sedikit paket yang ditawarkan dengan beberapa variasi waktu, fasilitas serta tujuan.

Transportasi yang dipakai untuk city tour adalah trolley wisata dengan design klasik ditunjang dengan audio dalam beberapa bahasa, bahkan ada yang hingga dua puluh bahas opsi. Ada Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Portugis, Rusia, Spanyol tapi sayangnya tak ada dalam bahasa Indonesia.

Dalam waktu tak lebih lebih dua jam dengan anggaran 35-40 Franc, trolley bakal melalui area bisnis, Bahnhofstrasse yang menjadi museum penting di Zurich, aspek kota tua Zurich, Fraumunster Church yang konon mulai dibuat tahun 1100 tetapi baru terkesan bentuk bangunannya di abad 15 serta area perkotaan lainnya.

Perjalanan city tour berhenti dua kali. Biasanya berhenti di area tepi sertaau Zurich di kawassan dermaga publik. Kedua di jalan Stadthausquai. Tersedia fasilitas toilet umum di setiap tempat pemberhentian, tempat makan alias penjualan souvenir.

Di seberang jalan Stadthausquai dengan melalui jembatan di atas sungai Limmat tersedia jalan Limmatuquai yang tak sedikit menjual souvernir di kios-kios kecil. Kawasan ini juga adalah pusat bisnis dengan tak sedikit bank, toko-toko eksklusif, restaurant serta pusat perbelanjaan.

Bila tak puas dengan city tour, tersedia tour dengan kapal pesiar yang bakal berlayar di sertaau Zurich. Dengan kecantikannya, sertaau Zurich begitu menjadi daya pikat tersendiri. Tata kota serta pekegunaaanan sertaau yang baik meningkatkan nilai plus untuk kota Zurich.

Di seputaran sertaau tak sedikit tersedia pemukiman yang menjadikan sertaau Zurich lebih nasib. Pekegunaaanan sertaau Zurich sebagai tempat berolahraga air semacam perahu layar, kano sangat didukung fasilitas yang memadai.

Transportasi di Zurich benar-benar mudah. Tak sedikit kereta serta trem yang menjangkau hampir seluruh aspek kota. Bagi yang tinggal di Zurich dalam waktu yang pendek tersedia ZurichCARD yang adalah paket transportasi trem, bus, kapal, kereta api serta sarana transportasi lainnya menjadi lebih ekonomis.

Tersedia juga potongan harga alias bahkan tiket gratis masuk ke kawasan wisata alias museum bagi yang mempunyai ZurichCARD. Tetapi butuh diketahui di Zurich berlaku zona tariff jadi tak butuh membeli paket pada zona yang tak dilewati. Stasiun Hauptbahnhof  (Zurich HB) menjadi pintu gerbang apabila kami memakai kereta.

Stasiun paling besar di Swiss yang juga menjadi salah satu stasiun tersibuk di dunia ini sangat lengkap. Telah semacam pusat perbelanjaan, hampir semua kebutuhan bisa ditemukan disini. Pada waktu tertentu tak jarang diadakan bazar makanan yang menjual street food dengan harga murah.


Biaya nasib di Zurich tergolong tinggi dibanding kota-kota besar lainnya di Eropa. Dengan valuta Franc yang mempunyai nilai valuta yang tak sama dengan Euro, harga-harga makanan di Zurich bisa 1.5 kali lipat apabila di rupiahkan. Untuk akomodasi juga tergolong tinggi, harga penginapan super standar berkisar IDR 500.000 belum tergolong sarapan.

Butuh kejelian dalam menyusun itinerary apabila memasuki Zurich ke salah satu kota tujuan apabila berkeliling Eropa. Yang menyukai wisata kota dengan suasana yang sepi serta enjoy, Zurich bisa menjadi opsi. Tetapi apabila mempunyai waktu yang terbatas, Zurich bisa menjadi kota yang bisa dijelajah dalam satu hari.




Sumber : hariantravel

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger