Home » , , , , , , , , » Yang Eksotis dari Kebumen, Sayang Banget Dilewatkan

Yang Eksotis dari Kebumen, Sayang Banget Dilewatkan

Written By admin on Senin, 14 Agustus 2017 | Agustus 14, 2017


harian365.com - Berkunjung ke Kebumen belum lengkap tanpa mengunjungi pantai-pantainya. Akhir-akhir, berbagai pantainya terus naik daun, salah satunya Pantai Laguna.

Selain itu, tetap ada Pantai Menganti juga pantai belum terkenal, sayang dilewatkan, contohnya pantai Laguna. Nyatanya pantai ini menyimpan pemandangan alam yang sayang untuk dilewatkan. Apabila disuruh menyatakan nama pantai terkenal di Kebumen, tak sedikit tentu bakal menyatakan Pantai Menganti yang akhir-akhir ini namanya terus moncer.

Kalau ditanya mengenai Pantai Laguna, adakah yang sempat mendengarnya? Mesikipun sama-sama di Kebumen, Pantai Laguna nampaknya belumlah terkenal. Untuk mencapai pantai yang terletak di daerah Lembupurwo, Kebumen ini tidaklah mudah. Pasalnya, tak ada petunjuk jalan ke pantai ini. Tak ada tanda-tanda yang menunjukkan kehadiran pantai ini di sepanjang jalannya. Maka dari itu, berpedomanlah pada pepatah 'Malu bertanya sesat di jalan'. Nyatanya, seusai bertanya pantai ini dapat ditemukan.

Lalu bagaimana kami ke sana? Pantai ini terletak di daerah Lembupurwo, Kebumen tahap timur dekat perbatasan Purworejo. Apabila lewat jalan lingkar selatan hingga di Kecamatan Lembupurwo hingga menjumpai Terminal Lembupurwo. Di sebelahnya ada perempataan serta ambillah jalan yang berseberangan. Maksudnya, apabila datang dari Kebumen ambil belokan kanan. Sebaliknya, apabila dari arah Purworejo ambil belok kiri. Ikuti saja jalannya hingga mentok ketemu pantai.

Karcis masuk ke pantai Rp 3000 belum tergolong melalui jembatan bambu yang membelah pepohonan mangrove. Ya, untuk dapat hingga ke pantainya, pengunjung melalui jembatan bambu yang diberperbuat tarif Rp 2000 per orang. Tak ingin membayar? Dapat! Melalui Pantai Laguna. Tetapi, konsekuensinyaa merupakan celana alias rok wajib siap-siap basah.


Pantai Laguna merupakan jenis pantai berpasir hitam dengan ciri ombak yang menderu-deru ciri khas pantai selatan. Tapi jangan salah! Pantai ini mempunyai daya pikat lainnya yang memukau, semacam pepohonan khas daerah pesisir yang tumbuh dengan rimbun, tanaman mangrove, serta tentunya lagunanya yang sehingga daya tarik tersendiri.

Belum afdol rasanya apabila telah jauh-jauh hingga di tempat wisata tanpa mencicipi makanan khas daerah yang kami datangi. Maka cobalah cicipi sate ambal. Tak sedikit penjual sate ambla di kurang lebih pantai. Penyuguhan sate ambal tak sama dengan sate yang tak jarang kami jumpai. Kalau biasanya kami menyantap sate yang disuguhkan dengan saus kacang, maka saus sate ambal ini disaapabilan bersama dengan saus tempe yang dihaluskan. Walau ke pantai identik dengan makanan seafood-nya, sesekali cobalah rasakan sensasi makan sate ambal di pinggir pantai sambil menikmati suasana pantai.




Sumber : hariantravel

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger