Home » , , , , , , , , , » Viktor Laiskodat Dipolisikan, NasDem Beri Bantuan Hukum

Viktor Laiskodat Dipolisikan, NasDem Beri Bantuan Hukum

Written By admin on Minggu, 06 Agustus 2017 | Agustus 06, 2017


harian365.com - Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani menyebut partainya bakal memberi bantuan hukum serta tidak bakal memberbagi sanksi untuk Viktor Laiskodat terkait pernyataan mengenai parpol intoleran. Irma menyebut Viktor hanya memberi tau kondisi bangsa terkini.

"Jelas dong (memberi bantuan hukum), kan kami satu kesatuan beliau bertugas ke NTT dalam rangka reses berjumpa dengaan konstituen. Kemudian di sana memberi tau kegelisahannya di masyarakat bahwa telah tidak sedikit terjadi intoleransi oleh tidak sedikit oknum-oknum LSM, serta kemudian seusai itu ada celetukan dirinya jawab," kata Irma saat menjawab pertanyaan apakah bakal memberi bantuan hukum, saat ditelepon, Sabtu (5/8/2017) malam.

"Menurut saya itu tahap komunikasi antara wakil rakyat dengan rakyat. Hanya itu yang ingin disampaikan Viktor ke masyarakat terhadap fakta situasi kali ini," sambungnya.

Irma juga menyebut tidak ada yang salah dengan pernyataan Viktor saat berjumpa konstituennya di NTT. Menurutnya menurut UU MD3 saat reses, setiap anak buah dewan dimungkinkan untuk berkata mengenai kondisi bangsa, negara serta pemerintah terhadap konstituennya.

"Nggaklah, kan bang Viktor menjalankan tugas negara reses ke daerah, kenapa kok wajib diberi sanksi. Nggak dong, kan itu dalam UU MD3 terbukti dimungkinkan seorang anak buah dewan memberi tau terhadap publik apapun yang ingin disampaikan mengenai kondisi negara, kondisi pemerintah. Jadi nggak ada yang dikhawatirkan sebab pernyataan faktor yang umum," ucapnya.

Masih membela rekannya, Irma menyebut saat itu Viktor hanya mengingatkan konstituennya untuk menjaga keutuhan NKRI. Dirinya meminta rekaman video itu tidak didengarkan dengan cara sepotong-sepotong.

"Kalau dilihat dari pidatonya yang pertama hingga terbaru baru jelas apa yang ingin disampaikan beliau. Kalau lihat sepotong-sepotong ya akhirnya jadi tersesat, informasinya sesat, saya memberi tau jangan menonton info sepotong-sepotong," katanya.

Meski begitu, Irma mengaku DPP NasDem belum mendapat konfirmasi langsung dari Viktor sebab tetap masa reses serta berada di dapil masing-masing. Tetapi, dirinya yakin pernyataan Viktor tidak berbau provokasi.

"Jadi kami punya rekaman utuhnya jadi kami berkeyakinan tidak ada kalimat yang berbau provokasi. Insyaallah tidak ada yang berbau provokasi. Apalagi Pak Viktor itu bicara dalam bahasa Timur, gaya bahasa orang timur begitu," ujar Irma.

Irma berkata segera seusai reses pihaknya bakal meperbuat klarifikasi baik ke Viktor maupun sejumlah parpol semacam Gerindra, PAN, serta PKS.

"Insyaallah kami bakal membahas maksud sesungguhnya semacam apa. Mudah-mudahan dengan penjelasan yang komprehensif serta data yang seksama teman-teman yang tidak enjoy itu dapat memahami. Kami berharap kesalahapahaman itu dapat terberakhirkan dengan baik," pungkasnya.


Pidato Ketua Fraksi NasDem DPR Viktor Laiskodat di Nusa Tenggara Timur menjadi persengketaan. Dalam pidatonya, Viktor menyebut Gerindra, Partai Demokrat, PKS, serta PAN sebagai parpol yang intoleran serta mendukung ideologi khilafah.

Dampak pernyataan ini, Viktor dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh PAN serta Gerindra. Viktor dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik melewati media elektronik/penghinaan serta kejahatan mengenai penghapusan diskriminasi ras serta etnis. Viktor diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 UU ITE juncto Pasal 45 ayat 2 UU ITE.

Hingga sekarang Viktor tetap belum dapat dimintai klarifikasi terkait pernyataannya tersebut. harianhot telah mencoba menghubungi melewati telepon maupun pesan pendek tetapi HP Viktor tidak aktif. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger