Home » , , , , , , , , , » Tunda Serangan ke Guam, Kim Jong-Un Ingin Awasi Aksi Bodoh AS

Tunda Serangan ke Guam, Kim Jong-Un Ingin Awasi Aksi Bodoh AS

Written By admin on Selasa, 15 Agustus 2017 | Agustus 15, 2017


harian365.com - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un menunda serangan rudal ke Guam, dengan argumen ingin mengawasi perbuatan bego Amerika Serikat (AS) lebih lama. Faktor ini merujuk pada latihan militer perpaduan yang bakal digelar AS dengan sekutunya, Korea Selatan (Korsel), dalam waktu dekat. 

Dalam pernyataan yang dihadirkan kantor kabar resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA), semacam dilansir CNN, Selasa (15/8/2017), Kim Jong-Un seakan-akan memasrahkan 'bola panas' terhadap Presiden AS Donald Trump. 

"Imperialis AS menahan jerat tali di leher mereka sebab serangkaian konfrontasi militer sembrono mereka. Dirinya (Kim Jong-Un) bakal lebih lama mengawasi aksi bego serta tolol Yankees (sebutan untuk AS) dalam menghadapi masa-masa susah yang menimpa kumpulan orang-orang mereka yang menyedihkan," sebut KCNA mengutip pernyataan Kim Jong-Un.


CNN menganggapankan, 'tindakan bodoh' yang dimaksud merupakan latihan militer perpaduan AS dengan Korsel, yang disebut 'Ulchi-Freedom Guardian', yang dijadwalkan bakal digelar pada 21 Agustus mendatang. Latihan militer tahunan ini rutin memicu kemarahan Korut. 

Rezim Korut meyakini, AS serta Korsel tengah bersiap untuk meperbuat invasi ke wilayahnya dengan latihan perpaduan itu. Tetapi kedua negara itu rutin menegaskan bahwa latihan militer itu bersifat defensif, bukan ofensif.

"Apabila aksi unjuk kekuatan menyerang yang sudah direncanakan, masih diperbuat sebab AS terus sembrono, maka bakal menjadi peristiwa bersejarah paling membahagiakan saat prajurit Hwasong (nama rudal balistik Korut) menekan batang tenggorokan Yankees serta mengarahkan belati ke leher mereka," ujar Kim Jong-Un semacam dikutip KCNA. 


Menurut CNN, AS serta Korsel sudah mengkonfirmasi bahwa latihan militer perpaduan itu bakal masih berlangsung sesuai rencana.


Seusai mengecek serta mengulas rencana serangan ke Guam dengan pejabat militer Korut, Kim Jong-Un memutuskan menunda serangan sampai waktu yang tidak ditentukan. Tetapi dirinya memuji rencana yang disusun militer Korut itu, dengan menyebutnya sebagai 'rencana yang teliti serta hati-hati'.

Kim Jong-Un memperingatkan AS untuk mengambil perbuatan yang cocok supaya tidak memperkurang baik situasi. "Demi mengurangi ketegangan serta mencegah konflik militer berbahaya di Semenanjung Korea, diperlukan bagi AS untuk pertama, memilih alternatif yang cocok serta menunjukkannya melewati tindakan," imbau Kim Jong-Un semacam dikutip KCNA.




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger