Home » , , , , , , , , , , , » Takut Diserang Bajak Laut, Kapal Pesiar Ini Jadi Kapal Hantu

Takut Diserang Bajak Laut, Kapal Pesiar Ini Jadi Kapal Hantu

Written By admin on Rabu, 09 Agustus 2017 | Agustus 09, 2017


harian365.com - Ini cerita yang tidak biasa. Kapal pesiar yang populer dengan mewah, menjadi 'kapal hantu' sebab takut diserang bajak laut.

Kapal pesiar tidak selamanya gemerlap saat meperbuat perjalanannya. Contohnya merupakan cruise Sea Princess yang harus sehingga kapal hantu saat berada di perairan kurang lebih Arab.

Dilansir hariantravel dari beberapa sumber, Rabu (9/8/2017), pihak kapal pesiar Sea Princess memerintahkan untuk mematikan lampu serta musik di malam hari. Faktor itu untuk bersiap menghadapi serangan bajak laut.

Para penumpang pun tampak tercengang saat mengenal bahwa semua tirai harus ditarik serta penutup jendela ditutup. Faktor itu dikarenakan kapal pesiar Sea Princess tersebut diubah menjadi 'kapal hantu'.

Mereka yang ada di atas kapal pesiar mewah ini tiba-tiba semacam di medan perang berdiam dalam gelap dari sore sampai pagi. Kapten kapal Sea Princess pun memerintahkan seluruh penumpangnya untuk tidak menikmati hiburan yang ada selagi sepuluh hari.

Dikutip dari Daily Mail, kapal pesiar Sea Princess mengangkat setidak sedikit 1.900 penumpang. Mereka sudah bayar lebih dari £ 30.000 alias kurang lebih Rp 520 juta untuk pelayaran keliling dunia selagi 104 hari yang pergi dari Sydney ke Dubai.


Seorang penumpang mengfotokan keadaan tersebut, yakni Carolyne Jasinski. Ia berbicara bahwa pemadaman listips terjadi selagi sepuluh hari saat kapal tersebut melintasi Samudera Hindia, Laut Arab, Teluk Aden, serta Semakinan Suez.

Diceritakanny bahwa Kapten Gennaro Arma memberi pemkabarhuan tersebut serta meminta maaf terhadap penumpang atas situasi yang mengkhawatirkan itu. Kapten dengan tegas membahas bahwa ancaman tersebut nyata serta kapal harus siap menghadapi serangan bajak laut.

"Tidak ada pesta-pesta, tidak ada film di bawah bintang, tidak ada bar luar saat malam hari, juga tidak ada yang melompat alias berenang di kolam renang," tulisnya di news.com.au.

"Tidak ada lampu, tidak ada suasana pesta, tidak ada angin tropis di balkon mereka. Di sekeliling kapal, saat matahari terbenam, semua tirai serta penutup jendela tertutup. Lampu terang, yang biasanya menandakan keberadaan Putri Laut di lautan, redup alias dimatikan sama sekali," imbuh dia.

Jasinski meruapakan seorang spesialis media yang menjadi pembicara tamu di kapal tersebut. Ada saat-saat di mana kapten memkabarhukan bakal adanya latihan harus menangkal bajak laut.

"Kita bakal menjalani latihan bajak laut harus. Penumpang tidak sedikit yang bercanda bahwa mereka tahu apa yang harus diperbuat sebab mereka sudah menonton film Captain Phillips, sebuah film yang mengfotokan pembajakan oleh perompak Somalia serta dibintangi Tom Hanks," urai Jasinski.


Sejurus kemudian, kapten membahas bahwa ancaman bajak laut ke Sea Princess ini bukanlah sebuahcandaan. Senyum yang tersisa dari beberapa penumpang segera lenyap saat sirine bajak laut terdengar serta kru diperintahkan untuk pindah ke pos yang ditentukan.

"Para penumpang ada yang di suruh kembali ke kabin. Mereka disarankan untuk duduk di lantai serta bersi kukuh di rel untuk berjaga-jaga apabila kapal harus bermanuver jauh dari kapal bajak laut," kata Jasinski.

Seorang juru bicara operator kapal pesiar berbicara bahwa kapal tersebut tidak menghadapi ancaman spesifik dari bajak laut. Tetapi perbuatan tersebut diambil sebagai peringatan yang terbukti harus diwaspadai.

"Setiap perbuatan di atas Sea Princess hanya diambil dengan kehati-hatian. Faktor ini sebagai tasumsi atas ancaman spesifik serta yang biasa diperbuat pelayaran internasional di wilayah ini," kata juru bicara itu semacam dikutip dari The Telegraph.




Sumber : hariantravel

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger