Home » , , , , , » Tak Punya Izin, Kegiatan UN Swissindo Disetop OJK

Tak Punya Izin, Kegiatan UN Swissindo Disetop OJK

Written By admin on Kamis, 24 Agustus 2017 | Agustus 24, 2017


harian365.com - Satuan Tugas Penanganan Dugaan Perbuatan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi meminta United Nation World Trust International Orbit (UN Swissindo) menghentikan semua kegiatannya sebab tak mempunyai izin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing berbicara Satgas Waspada Investasi bersama Bareskrim Polri dan Bank Indonesia, Rabu 23 Agustus kemarin sudah terbuktigil ceo UN Swissindo, Sugihartono atau yang dikenal dengan Sugihartonotonegoro atau Sino.

Dalam pertemuan tersebut, Sdr. Sino selaku ceo UN Swissindo sudah menandatangani surat pernyataan yang berisi:

1. UN Swissindo menghentikan kegiatan yang selagi ini sudah dilakukan terkait dengan penawaran pelunasan utang terhadap masyarakat dan pemberian voucher human obligation VM1 dan segala kegiatan lainnya yang dilakukan UN Swissindo mulai kali ini, Rabu 23 Agustus 2017, sebab tak mempunyai izin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Sdr. Sino selaku ceo UN Swissindo meminta maaf atas segala perbuatan yang sudah dilakukan yang mengdampakkan keresahan pada masyarakat dan sektor jasa keuangan dan yang bersangkutan tak bakal mengulangi lakukanannya kembali.

3. Berdasarkan faktor tersebut, Sdr. Sino meminta terhadap seluruh ceo UN Swissindo dan masyarakat supaya bisa mengenal pernyataan ini dan berhati-hati jika ada penawaran sejenis yang mengatasnamakan UN Swissindo.


Menurut Tongam, UN Swissindo selagi ini sudah beroperasi di berbagai daerah dan mengaku sebagai lembaga dunia yang bisa mengeluarkan surat pelunasan utang masyarakat terhadap lembaga jasa keuangan dan memberbagi voucher terhadap masyarakat untuk mengambil uang sebesar US$ 1.200 atau Rp 15.600.000 di Bank Mandiri.

"Kegiatan yang dilakukan oleh UN Swissindo tersebut tak benar, sebab surat pelunasan yang diterbitkan tak diakui oleh lembaga jasa keuangan dan voucher yang diberbagi juga tak bisa dicairkan di Bank Mandiri," kata Tongam.

Satgas Waspada Investasi mengimbau terhadap seluruh ceo UN Swissindo untuk menghentikan kegiatannya dan meminta masyarakat supaya tak mengikuti kegiatan UN Swissindo.




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger