Home » , , , , , , , , » Soal Doa Mardani, PAN Yakin Anies Komitmen Pimpin Jakarta

Soal Doa Mardani, PAN Yakin Anies Komitmen Pimpin Jakarta

Written By admin on Selasa, 15 Agustus 2017 | Agustus 15, 2017


harian365.com - Wasekjen PKS Mardani Ali Sera mendoakan Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan nantinya menjadi bos Menteri Pendidikan serta Kebudayaan (Mendikbud). PAN berpendapat pernyataan tersebut sah-sah saja, tetapi mereka meminta Anies untuk berkonsentrasi menjadi Gubernur DKI terlebih dahulu. 

"Sebab kami nasib di era demokraai, pernyataan tersebut sah-sah saja. Tetapi pencapresan kan ada persyaratan adminiatratif serta politis yang wajib terpenuhi, jadi usulan tersebut bakal lebih bermakna apabila persyaratan tersebut nanti terpenuhi," ujar Sekjen PAN, Eddy Soeparno terhadap harianhot, Senin (14/8/2017) malam. 

Eddy meminta para tokoh politik untuk lebih menahan diri menuturkan soal Pilpres 2019. Menurutnya, untuk saat ini, tetap tak sedikit faktor yang wajib dibenahi dalam masyarakat dari pada menuturkan faktor itu. 

"Menurut ekonomis saya, tokoh-tokoh politik menahan diri untuk bicara pencapresan saat ini. Tetap tak sedikit urusan serta problem di masyarakat yang wajib dibenahi. Apabila rakyat mekualitas bahwa pemimpinnya hanya dapat mengurus persoalan capres, kapan ada waktu untuk mengurus rakyat?," kata Eddy. 

Senada dengan Eddy, Ketua DPP PAN Yandri Susanto meminta Anies untuk konsentrasi ke DKI Jakarta dahulu. Sebab ada janji yang wajib dipenuhi Anies terhadap masyarakat Jakarta. 

"Pemilu 2019 tetap lama ya, kan beliau baru saja dipercaya rakyat DKI Jakarta memenangkan konsestansi pilkada di DKI, beliau belum dilantik. Jadi betapa baiknya kepercayaan serta andalan rakyat Jakarta itu terhadap Anies-Sandi dilaksanakan sebaik-baiknya," ujar Yandri.


Sebelumnya, Mardani mendoakan Anies menjadi bos Mendikbud diucapkan dalam agenda silaturahmi relawan Anies-Sandi di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (13/8). Saat itu ia menyinggung kiprah Joko Widodo sebelum menjadi Presiden Indonesia. Jokowi sebelumnya menjabat sebagai Gubernur DKI, tetapi tak tuntas mengemban tugas itu serta maju dalam Pilpres 2014. 

"Ya kan setiap kepala daerah punya kesempatan jadi presiden. Jokowi saja berkesempatan. Tapi kan kapan waktunya, berakhirkan DKI dulu," sebut Mardani.

"Jokowi juga dulu nggak tertarik naik, tapi ketika ada partai, ya ketika itu didorong, ya kan kami tak tahu, takdir orang telah tertulis di lauhul mahfuz," imbuh anak buah DPR itu. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger