Si Cantik Gili Laba di Sekitar Labuan Bajo

Written By admin on Minggu, 20 Agustus 2017 | Agustus 20, 2017


harian365.com - Tak hanya Pulau Padar, ada Gili Laba yang cantik di kurang lebih Labuan Bajo. Pulau ini asyiknya dikunjungi jelang pagi, untuk menikmati sunrise dari atas bukitnya.

Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur mempunyai tiga pulau besar semacam Pulau Komodo, Pulau Rinca serta Pulau Padar. Di samping itu juga tersedia pualu-pulau lain yang lebih kecil tapi tidak kalah indah. Gili Laba merupakan salah satunya.

Gili Laba alias Gili Lawa Darat merupakan salah satu pulau dengan pemandangan indah khususnya di pagi hari saat matahari mulai memancarkan sinarnya. Untuk menyaksikan keindahan itu, kami wajib trekking ke puncaknya.

Trekking dimulai kurang lebih pukul 04.30 WITA saat hari tetap gelap. Dengan bermodal cahaya senter kami pun mengawali perjalanan. Dari kejauhan cahaya senter dari pengunjung lain telah nampak, semacam bintang yang kelap-kelip di kejauhan.

Ada berbagai trek yang dapat kami pilih untuk hingga ke puncak. Salah satu trek itu merupakan trek yang landai tapi agak jauh serta agak memutar, sementara trek yang lain lebih dekat dari kapal berlabuh hanya jalannya lebih terjal serta berbatu.

Saat berangkat, kami memilih trek yang agak landai. Kami berlangsung menyusuri padang rumput dengan jalan agak menanjak. Sebab tetap gelap kami tidak dapat menonton jelas jalan yang kami lewati, hanya nampak jalan setapak ditengah-tengah rerumputan.

Kurang lebih 1 jam kami berlangsung, hari mulai terang serta mulai nampak sekeliling kami. Keindahan laut yang mengelilingi pulau, matahari yang mulai muncul, padang rumput dengan bukit-bukit indah membikin kami terpana. Sungguh menarik keindahan yang tersaji.


Saat hingga di puncak, kami duduk menyaksikan matahari terbit, terpukau dengan pemandangan yang ada di depan mata. Seusai puas memandang kami pun mulai mengawetkan peristiwa itu. Apabila tidak merasakan panasnya matahari yang mulai naik rasanya betah seharian kami di sana.

Tidak sama dengan saat berangkat, saat pulang kami memilih melalui trek yang lebih singkat serta lebih terjal. Batu-batu besar nampak di berbagai titik, tanah berpasir juga membikin kami wajib berhati-hati, terlebih saat ada angin bertiup debu-debu pun beterbangan. Sebentar saja kami telah hingga ke pantai dekat kapal kami berlabuh.

Sungguh sebuahpengalaman yang menarik, menyaksikan keindahan Indonesia. Semoga sebuahsaat kami dapat datang kembali ke sini.





Sumber : hariantravel

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger