Home » , , , , , , , , , , » Serangan Ganas Kera Liar di Boyolali Jadi Sorotan Dunia

Serangan Ganas Kera Liar di Boyolali Jadi Sorotan Dunia

Written By admin on Sabtu, 05 Agustus 2017 | Agustus 05, 2017


harian365.com - Kera-kera liar menyerang serta melukai warga di Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah. Walau telah diperbuat perburuan, kera tersebut susah ditangkap. Serangan kera liar di Boyolali ini lantas menjadi sorotan media internasional.

Umpama saja Reuters yang memkabarkan serangan kera liar dengan judul 'No Monkeying Around, Indonesia task force vows'. Dalam kabar disebut pemerintah telah mengerahkan polisi serta tentara untuk menolong meringkus kera liar itu.

Kera tersebut mulai datang ke pemukiman warga yang berdekatan dengan hutan pada dua bulan lalu. Dirasa telah menganggu manusia, kera itu pun ditembak serta saat ini mereka datang kembali

Sebagian warga yang diserang merupakan mereka yang telah lanjut usia serta lokasi rumah jauh dari tetangga. Sebab itu mereka susah mendapat pertolongan. Tidak hanya para lansia, kera liar juga menyerang siswa kelas empat sekolah dasar. 

Tak cuma Reuters, media internasional lain yang memkabarkan soal serangan kera liar itu semacam Huffington Post, The Straits Times serta South China Morning Post. 


Telah ada 14 orang yang terluka dampak amukan kera serta meresahkan warga. Kepala Desa Sendang, Karanggede, Sukimin berbicara perburuan kepada kera diperbuat sebab meresahkan warga. 

"Telah kurang lebih 14 orang yang terluka. Di Desa Sendang 3 orang, Desa Bangkok 4 orang, Desa Dologan 4 orang. Kemudian di wilayah Kecamatan Kemusu ada 3 orang yang luka (dampak diserang kera)," jelasnya.

Menurut Sukimin, kera tersebut masuk ke pemukiman penduduk serta menyerang warga yang rumahnya berdekatan dengan hutan. Dirinya tak tahu asal-muasal serta jumlah kera liar yang tak jarang menyerang warga tersebut. Tetapi selagi ini yang tak jarang timbul hanya dua ekor.


Dia juga tak tahu, mengapa kera liar itu tak jarang menyerang warga. Padahal, makanan di dalam hutan maupun ladang pertanian warga juga tak sedikit.

"Kalau makanan saya kira nggak tak lebih. Ada jagung, pisang, ketela tak sedikit. Di sini (Desa Sendang) ayam milik warga tak sedikit yang hilang," katanya. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger