Home » , , , , , , , , , , » Selingkuhi' Prabowo, Mungkinkah Arief Poyuono Didepak Gerindra?

Selingkuhi' Prabowo, Mungkinkah Arief Poyuono Didepak Gerindra?

Written By admin on Rabu, 09 Agustus 2017 | Agustus 09, 2017


harian365.com - Wakil Ketua Umum Arief Poyuono terbukti penuh kejutan. Seusai menyebut 'wajar PDIP disamakan dengan PKI', saat ini dirinya 'selingkuhi' sang ketum, Prabowo Subianto, dengan memuji Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mungkinkah Arief bakal 'didepak' dari Gerindra?

Semacam diketahui, telah harga mati bagi Gerindra untuk mendukung Prabowo sebagai capres. Bahkan Arief sendiri sempat menyebutkan pencapresan Prabowo di 2019 adalah harga mati.

Tetapi seusai permasalahannya dengan PDIP, saat ini Arief memuji Jokowi dengan tinggi langit. Tidak sama dengan sikapnya selagi ini yang tidak jarang mengkritik pemerintah semacam halnya dengan Gerindra sebagai partai oposisi, dirinya bermanuver 180 derajat.

"Hampir 3 tahun pemerintahan Joko Widodo telah mulai menunjukkan arah kemajuan yang nyata yang mulai dirasakan masyarakat," ujar Arief dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (8/8/2017).


Arief memuji kebijakan-kebijakan pemerintah, terutama di bidang perekonomian. Dirinya pun memuji langkah Jokowi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata di Indonesia. Menurut Arief, pembangunan yang diperbuat Jokowi tidak hanya berpusat di Jawa jadi seluruh rakyat Indonesia bisa menikmatinya.

"Dalam faktor pembangunan sarana serta prasarana infrastruktur, pemerintah Joko Widodo sangat konsisten untuk meperbuat pemerataan pembangunan di luar Pulau Jawa jadi memacu pertumbuhan ekonomi tetap bisa tumbuh di atas 5%, sekalipun harga-harga komoditi ekspor Indonesia, semacam produk perkebunan sawit, pertambangan, mengalami penurunan," tuturnya.

Dengan beberapa pujian yang diutarakannya, Arief berbicara Jokowi berhasil memimpin Indonesia. Untuk itu, menurutnya ada kemungkinan Jokowi terpilih kembali dalam Pilpres 2019.

"Menonton prestasi Joko Widodo yang bakal meraih keberhasilan, semacamnya bukan tidak mungkin Joko Widodo bakal terpilih kembali apabila mencalonkan kembali sebagai capres 2019," sebut Arief.


Ucapan Arief memicu reaksi dari sesama koleganya di Gerindra. Waketum Gerindra, Fadli Zon menanggapi pernyataan Arief sebagai sebuahfaktor yang lucu serta bentuk ketidakkonsistenan.

"Ya saya nggak tahu apa benar alias tidak. Kalau benar lucu saja. Artinya dirinya mungkin mendapat pribadi alias dirinya merasa tertekan alias merasa bersalah. Ya intinya lucu saja, pernyataan itu agak aneh saja. Itu kan adalah pernyataan yang mencla-mencle," ujar Fadli saat dihubungi, Selasa (8/8).

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR ini menegaskan partainya tetap solid untuk memenangkan Prabowo di Pilpres 2019. Fadli meyakini Prabowo adalah calon presiden yang diinginkan masyarakat.

"Yang jelas kami Gerindra Solid untuk memenangkan Pak Prabowo. Kami yakin Pak Prabowo adalah calon presiden yang diinginkan oleh masyarakat untuk menanggulangi persoalan kesusahan nasib di tengah masyarakat. Jadi pasti ini tetap cerita panjang ini kan baru tahun 2017 kelak coba kami lihat di tahun 2019," tegasnya.


Arief bisa jadi sedih dengan Gerindra yang tidak mendukungnya saat dirinya berpersoalan dengan PDIP. Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit Indonesia (APPKSI) yang salah satu dewan pembinanya adalah Arief mencabut dukungan ke Gerindra serta Prabowo sebab faktor itu.

Menonton sikap Gerindra yang tidak membela Arief dalam menghadapi persoalannya dengan PDIP, APPKSI mengambil sikap. Tidak hanya mendapat tidak sedikit kritikan dari beberapa pihak, Arief dipolisikan oleh sayap partai PDIP.

"Kami bakal menyerukan terhadap seluruh anak buah kami serta teman-teman petani lainnya untuk tidak memilih partai Gerindra serta Prabowo Subianto dalam pemilu 2019 nanti," ungkap Sekjen APPKSI Budi Prawira dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (4/8).


"Kami dari Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit sangat sedih dengan perbuatan Partai Gerindra atas ketidakadilannya terhadap teman kami, Arief Poyuono," tambahnya.

Mungkinkah manuver Arief bakal menyulut kemarahan Prabowo serta membikinnya didepak dari Gerindra? 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger