Home » , , , , , , , , , , » Secret Service AS: Dari Penjaga Ekonomi hingga Terancam Tak Digaji

Secret Service AS: Dari Penjaga Ekonomi hingga Terancam Tak Digaji

Written By admin on Rabu, 23 Agustus 2017 | Agustus 23, 2017


harian365.com - Secret Service alias Paspampres-nya Amerika Serikat saat ini hampir tidak dapat bayar gaji pegawainya. Mereka hampir mencapai batas biaya yang ditentukan oleh hukum AS.

Direktur Secret Service, Randolph 'Tex' Alles, menyebutkan setidak sedikit 1.100 penyuplai Secret Service sudah mencapai batasan gaji dan tunjangan lembur yang diatur dan diperbolehkan hukum federal AS, semacam dilansir AFP dan CNN, Selasa (22/8/2017). Dengan cara keseluruhan, ada 42 orang dalam pemerintahan Trump yang dilindungi oleh Secret Service, tergolong 18 anak buah keluarga Trump.

Tetapi, tahukah Kamu kalau awalnya Secret Service bukan bertugas untuk melindungi Presiden AS dan keluarganya?


Dikutip harianhot dari website resmi Secret Service, kesatuan itu dibentuk pada 5 Juli 1865. Secret Service menjadi tahap dari Kementerian Perbendaharaan AS.

Direktur Secret Service pertama merupakan William P Wood. Padahal di tahun itu ada pembunuhan Presiden ke-16 AS Abraham Lincoln pada bulan April, tetapi Secret Service tidaklah dibentuk untuk melindungi orang nomor 1 di negeri Paman Sam kala itu.

Pada tahun 1867, Secret Servive mendapat tugas untuk melacak pihak-pihak yang meperbuat fraud melawan pemerintah. Pada tahun 1882, Kongres AS memutuskan bahwa Secret Service merupakan organisasi yang tidak sama dari Kementerian Perbendaharaan.

Secret Service kemudian menjadi penjaga Presiden AS Grover Cleveland dengan cara informal pada 1894. Kemudian pada tahun 1901, Kongres AS meminta Secret Service menjaga presiden sebagai buntut atas permasalahan pembunuhan Presiden AS William Mc Kinley yang menjabat saat itu.

Di tahun 1902, Secret Service mulai bertanggung jawab penuh menjaga Presiden AS. Tetapi pada waktu itu hanya 2 orang saja yang ditugaskan penuh berjaga di Gedung Putih.

Secret Service baru mulai menjaga Presiden AS terpilih pada tahun 1908. Akhirnya pada tahun 1913, Kongres AS memberbagi otoritas penuh terhadap Secret Service untuk menjaga Presiden dan Presiden terpilih. Berlangsung ke 1917, Secret Service mulai diminta menjaga keluarga dekat Presiden AS.

Krisis ekonomi menghantui AS pada tahun 1929 semasa Presiden Herbert Hoover. Walau tidak berkaitan dengan cara langsung, Hoover memerintahkan Kepolisian Gedung Putih yang dibentuk tahun 1922 untuk berada di bawah supervisi Secret Service.

Pembunuhan Presiden AS kembali terjadi pada tahun 1933. Saat itu yang terbunuh merupakan Presiden Franklin Roosevelt pada 15 Februari 1933 di Miami, Florida. Tetapi tidak ada tambahan tugas khusus bagi Secret Service.

Tugas Secret Service baru ditambah lagi pada tahun 1962 oleh Kongres AS yakni menjaga Wakil Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Tetapi untuk Wakil Presiden terpilih, wajib ada permintaan terlebih dahulu. Tidak hanya itu mantan Presiden juga mendapat perlindungan hingga jangka waktu tertentu.

Setahun kemudian alias pada 1963, Presiden AS John F Kennedy terbunuh di Dallas, Texas. Usai kejadian itu, Kongres membikin aturan untuk memberi pengawalan bagi istri mendiang Kennedy dan putri bungsunya selagi 2 tahun.

Pada tahun 1965, Kongres AS meningkatkan tugas Secret Service untuk menjaga mantan Presiden dan istrinya. Pengawalan bakal dihentikan 4 tahun seusai kematian mantan presiden itu.


Di tahun 1968, tugas Secret Service kembali ditambah menyusul pembunuhan terhadap kandidat Presiden AS yang juga senator, Robert F Kennedy. Akhirnya Secret Service diminta pula untuk menjaga kandidat presiden.

Akhirnya pada 1 Maret 2003, Secret Service yang semula berada di bawah Kementerian Perbendaharaan dipindah ke Kementerian Keamanan Dalam Negeri. Tugas Secret Service pun ada dua yakni menjaga pemimpin negara dan keuangan dan infrastruktur vital AS.

Hingga tahun 2008 tercatat, Secret Service sudah menyita lebih dari 295 juta Dolar AS terkait pemalsuan, investigasi siber dan kejahatan keuangan lainnya. Secret Service juga sudah mencegah potensi kemenyesalan negara lebih dari 12 miliar Dolar AS pada saat itu alias 5 tahun seusai berada di bawah Kementerian Keamanan Dalam Negeri. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger