Ritual Voodoo yang Dianggap Tabu

Written By admin on Rabu, 16 Agustus 2017 | Agustus 16, 2017


harian365.com - Siapa yang tidak kenal dengan Voodoo? Begitu mendengarnya kalian tentu bergidik. Tapi ada segi yang kalian tidak tahu, Voodoo adalah adat serta seni.

Diintip hariantravel dari Reuters, Rabu (16/8/2017) Festival Voodoo adalah suatu  tradisi yang semakin diperbuat tiap tahun di Benin, Afrika Barat. Nyatanya ada pengertian mendalam dalam ritual ini.

Ritual ini bakal berjalan di Ouidah, di depan Gate of Return. Ouidah dulunya menjadi bekas pos perdagangan budak. Tujuanya adalah mengenang para budak yang diperdagangkan serta kehilangan tanah air.

Para penganut voodoo percaya bahwa setiap orang Afrika terlahir voodoo. Keyakinan utamanya adalah bahwa segala sesuatu adalah roh, tergolong manusia.


Upacara ini bakal dibuka dengan mengangkat boneka voodo sepanjang jalan menuju kuil. Di depan kuil bakal ada para penari-penari roh. Para penari bakal dilumuri dengan bubuk lokal serta minyak sawit.

Suara lonceng yang terbuktigil roh leluhur. Ketika roh leluhur masuk, mereka bakal menari dalam kondisi tidak sadar. Inilah kondisi dimana para penari menjadi suci.


Di segi lain Masyarakat bakal menggendong kurban semeblihan di depan kuil. Kemudian menyembelihnya. Pendeta bakal membacakan doa, berbagai orang memegang kurban, sedangkan seorang pemuja bakal berdiri di bawah korban sembelihan.

Salah seorang pemegang kurban bakal meletakkan suatu  wadah untuk menampung darah. Nantinya darah bakal diletakkan di suatu  baskom serta dijadikan persembahan di depan kuil.


Seusai di sembelih, fauna bakal diletakkan di depan kuil. Sang pemuja wajiblah menginjak kurban sembelihan.

Voodoo sudah menjadi tahap dari Afrika. Bukan hanya sekadar kepercayaan tapi juga tradisi seni serta budaya.

Ritual ini bahkan sudah berjalan selagi lebih dari 20 tahun. Festival Voodoo ini sudah menjadi daya tarik bagi wisatawan sebab semakin diperbuat tiap tahun pada tanggal 10 Januari. Tanggal ini juga menjadi hari libur nasional di Benin.






Sumber : hariantravel

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger