Home » , , , , , , , , , » Riset: Ganja Tingkatkan Risiko Kematian akibat Hipertensi

Riset: Ganja Tingkatkan Risiko Kematian akibat Hipertensi

Written By admin on Sabtu, 12 Agustus 2017 | Agustus 12, 2017


harian365.com - Semacam halnya narkoba yang lain, ganja dikenal mempunyai efek yang bisa memenyesalkan bagi tubuh. Nah, nyatanya memakai ganja semacam permasalahan yang menyandung penyanyi berisiko lebih tinggi mengalami kematian dampak hipertensi. Sebelumnya, penyanyi bernama orisinil Marcello Tahitoe ini berurusan dengan hukum sebab ganja.

Barbara Yanken, seorang mahasiswa PhD dari School of Public Health, Georgia State University, Atlanta, Amerika Serikat menyebut ganja berisiko tiga kali lipat menyebabkan kematian dampak hipertensi. Faktor ini tak mengejutkan lagi sebab ganja terbukti dikenal mempunyai efek kepada sistem kardiovaskular.

"Kami menemukan bahwa pemakai ganja mempunyai risiko kematian dari hipertensi serta risiko meningkat setiap tahun pemakaian," ujar Yanken dikutip dari Indian Express.

Dalam penelitiannya, Yanken mendesain suatu  studi berkelanjutan yang melibatkan partisipan dari US National Health serta Nutrition Examinated Survey yang berumur 20 tahun ke atas. Pada tahun 2005-2006, para partisipan didata tentang riwayat pemakaian ganja.


Kemudian partisipan mengabarkan usia saat pertama kali memakai ganja serta ditidak lebihi usia mereka sekarang untuk menghitung berapa lama pemakaian ganja tersebut. Selanjutnya, info pemakaian ganja digabung dengan data kematian pada tahun 2011 dari National Centre for Health Statistics.

Hasilnya, dibandingkan dengan partisipan yang tak mengonsumsi ganja, pemakai ganja mempunyai risiko kematian dampak hipertensi sebesar 3,42 kali lebih tinggi. Studi ini juga diterbitkan di European Journal of Preventive Cardiology.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger