Home » , , , , , , , , , , , , » Rahasia Bandara Ngurah Rai Bali yang Kamu Belum Tahu

Rahasia Bandara Ngurah Rai Bali yang Kamu Belum Tahu

Written By admin on Minggu, 20 Agustus 2017 | Agustus 20, 2017


harian365.com - Kalau pergi dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, tidak sedikit traveler memilih terbang selepas sore. Rupanya ada rahasia hebat di sana.

Penerbangan petang sampai malam hari di Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terbukti lebih terkenal dibandingkan pagi. Alasannya sederhana, ada sunset Pulau Dewata yang siap menyapa sebelum pulang.

Pantauan hariantravel di Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai, Jl Raya Airport, Badung, Bali, Sabtu (19/8/2017), jumlah calon penumpang di ruang tunggu terminal domestik lumayan tidak sedikit. Jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan orang serta memilih menantikan di dekat jendela yang menghadap barat.

"Terbukti jam-jam ramai di terminal domestik di jam-jam sunset, pesawat antara pukul 16.00-19.00 WITA. Tapi telah mulai pada sejak pukul 14.00 WITA," kata Kepala Humas Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim saat dikonfirmasi hariantravel.


Para penumpang tersebut selain WNI tapi juga warga negara asing yang sedang berwisata mengelilingi Indonesia. Uniknya, ketika waktu menunjukkan pukul 18.00 WITA, sebagian calon penumpang yang terbiasa meperbuat perjalanan domestik dari serta ke Bali beranjak menuju ruang merokok.

Nyatanya ruangan tersebut berada di atap serta terbuka menghadap arah matahari terbenam. 13 pohon kamboja berpot besar dengan kursi-kursi dari batu yang mengelilingi pot menghiasi area merokok berkapasitas tidak lebih lebih 600 meter persegi.


"Kalau dengan cara konsep serta menghadap laut, saya pikir kami yang pertama di Indonesia. Luasnya 600 meter persegi serta terbukti disesuaikan dengan aturan-aturan kementerian, gubernur serta bupati," ucap Arie.

Pukul 18.15 WITA merupakan waktunya matahari terbenam di ufuk barat Pulau Dewata. Cahayanya memukau para calon penumpang yang langsung mengeluarkan handphone pintar mereka untuk berswagambar.

"Bagus banget ruangan ini, meski saya tidak merokok tapi ini area favorit saya di Bandara Ngurah Rai. Ada angin laut, serta matahari terbenamnya, sehingga argumen saya rutin liburan di Bali," kata Vita, seorang turis domestik asal Jakarta.


Cahaya kemerahan matahari terbenam itu berjalan selagi 15 menit. Ketika matahari mulai menghilang, begitu pula calon penumpang yang sebelumnya meramaikan area merokok terminal domestik pun kembali ke ruang tunggu.


"Amazing, Bali rutin punya kejutan untuk para turis. Siapa yang menyangka di bandara saja saya dapat menikmati sunset sebelum lanjut ke Makassar," kata Nathan, turis asal Inggris.






Sumber : hariantravel

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger