Putin di Baikal, Jokowi di Toba

Written By admin on Selasa, 08 Agustus 2017 | Agustus 08, 2017


harian365.comPresiden Vladimir Putin baru saja liburan ke Danau Baikal, sekaligus mempromosikan keindahannya. Faktor yang sama sempat diperbuat Presiden Jokowi saat di Toba.

Semacam dikabarkan CNN Travel, Selasa (8/8/2017) Presiden Rusia Vladimir Putin baru saja berlibur ke Danau Baikal. Ini adalah danau terdalam dan salah satu yang terluas di dunia.

Putin tidak sendirian, dirinya datang bersama Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu. Mereka berdua trekking ke wilayah perbukitan dan bersantai di pinggir danau. Bahkan, Putin terkesan santai dengan bertelanjang dada di pinggiran danaunya.

Tak hingga di situ, Putin juga snorkeling di danaunya dan berusaha meringkus ikan. Diketahui, Putin telah tidak jarang kali berkunjung ke Danau Baikal untuk liburan.

Danau Baikal sendiri bukanlah danau sembarangan. Danau ini berada di tahap utara Rusia, cocoknya di Siberia dengan kedalaman 1.637 meter dan panjang 636 kilometer lebar 80 km. Ini sekaligus menjadikannya danau terdalam di dunia, menjadi wadah dari seperlima jumlah air tawar di dunia yang belum tercemar, dan 80 persen cadangan air tawar di Rusia.


Danau Baikal pun adalah salah satu Warisan Dunia UNESCO. Selagi kedatangannya ke sana, Putin memberi tau pesan bahwa masyarakat Rusia wajib menjaga Danau Baikal. Dirinya juga menyinggung soal persoalan polusi di danaunya dan menegaskan bahwa Danau Baikal adalah warisan untuk seluruh Bumi.

Apa yang diperbuat Putin dapat dibilang sebagai tutorial untuk mempromosikan wisata Danau Baikal, sekaligus mengundang masyarakat Rusia untuk menjaganya.

Soal Danau, Jokowi Juga Sempat Meperbuatnya

Apabila membandingkan dengan Presiden Putin, maka Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) sempat meperbuat faktor yang sama. Apabila Putin ke Danau Baikal, maka Jokowi ke danau yang disebut-sebut terluas se-Asia Tenggara. Danau Toba di Sumatera Utara.

Jokowi bahkan telah memasukan Danau Toba sebagai salah satu dari 10 Destinasi Prioritas. Artinya, destinasi yang sangatlah bakal digarap serius sebagai destinasi prioritas Indonesia. Digarap dari sisi fasilitas, aksesibilitas dan amenitas.

Telah sejak awal tahun 2016 lalu, melewati Menteri Pariwisata Arief Yahya dibentuklah Badan Otorita Pariwisata Danau Toba. Sebuahbadan berisikan stakeholder-stakeholder pariwisata dari pemerintah daerah hingga pihak swasta untuk menggarap, memelihara dan mempromosikan Danau Toba. Lewat Badan Otorita Pariwisata Danau Toba, pengelolaan bakal melewati mereka saja atau satu pintu.


Jokowi pada bulan Agustus tahun lalu pun mampir ke Danau Toba. Dirinya datang ke Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Kabupaten Toba Samosir. Jokowi lantas menggenakan pakaian tradisional setempat. Jokowi, tidak cuma sekali ke sana.

"Kami pemerintah pusat meminta dukungan para tokoh agama, masyarakat budaya supaya apa yang bakal kita dengan cara maraton dikerjakan di Toba, betul-betul nantinya dapat terwujud dan memberi akibat ekonomi masyarakat di kurang lebih. Apabila ada hal-hal yang nantinya butuh disampaikan saat proses berlangsung, ya hinggakan sebab kemungkinan besar saya bakal tidak jarang ke sini," kata Jokowi kala itu.


Apa yang dilakuan dua pemimpin negara tersebut, Putin dan Jokowi sama-sama mempunyai visi yang sama. Mereka berdua sama-sama peduli dengan potensi pariwisata yang dipunya negaranya. Mungkin, hanya cara-caranya saja yang tidak sama.


Danau Baikal dan Danau Toba masing-masing punya ciri khas. Danau Baikal yang ukurannya 17 kali lebih luas dari Danau Toba, punya bentangan alam yang unik di musim dingin kala permukaannya membeku. Tapi Danau Toba juga tidak butuh berkecil hati, panorama alam dan kekayaan budayanya telah mencuri hati turis dunia.






Sumber : hariantravel

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger