Home » , , , , , » Program KLHK Masuk dalam Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Terbaik

Program KLHK Masuk dalam Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Terbaik

Written By admin on Senin, 28 Agustus 2017 | Agustus 28, 2017


harian365.com - Kinerja Kementerian Lingkungan Nasib dan Kehutanan (KLHK) terus membuahkan hasil baik. Hari ini program inovasi Sistem Info Penatausahaan Hasil Hutan (SIPUHH) masuk dalam jajaran Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Paling baik 2017 yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara, Birokrasi dan Reformasi (Kemenpan-RB).

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani yang mewakili Presiden Joko Widodo di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Jumat (25/8/2017).

Kegiatan ini diikuti oleh 3.054 inovasi pelayanan publik yang didaftarkan oleh Kementerian/Lembaga (K/L), Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah (BUMN/BUMD), dan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.

Sistem SIPUHH dikualitas memberbagi kegunaaan dalam meningkatkan efisiensi sebagai akibat menurunnya ekonomi anggaran tinggi. Tidak hanya itu, pelayanannya tak wajib bergantung terhadap petugas pemerintah dan bisa diperoleh setiap saat.

Berdasarkan hasil pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), penerapan SIPUHH selagi 1,5 tahun menyebabkan penurunan ekonomi anggaran tinggi dalam penatausahaan hasil hutan. Proses penatausahaan tersebut dimulai dari pohon sebelum ditebang di hutan, penebangan, pengangkutan, hingga pengolahan di industri.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga meperbuat evaluasi. Hasilnya menunjukkan SIPUHH menyediakan data dan info yang seksama dan terpercaya. Maka SIPUHH dikualitas andal sebagai sistem pemantauan dan pengendalian penerimaan negara bukan pajak.


Menteri LHK Siti Nurbaya berkata, terwujudnya sistem ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dengan masih mengedepankan kelestarian dalam pengelolaan hutan. SIPUHH hadir sebagai inovasi untuk terbuktikas birokrasi sekaligus sebagai alat kendali untuk mendorong dunia usaha kehutanan menjadi efisien, tertib, dan taat aturan.

"Jadi kini itu (SIPUHH) mau kami improve lagi dengan sistem Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Sehingga begitu ditebang, jalan diangkut, hingga diekspor, ada legalitas kayunya, berapa pajak yang dibayar, itu sistem informasinya kami satuin. Sehingga nggak ada pungutan-pungutan liar," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Dirjen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) I B Putera Parthama berkata, SIPUHH sukses menyatukan seluruh stakeholder dalam satu sistem yang komprehensif.

"Sistem ini melibatkan pemegang izin pekegunaaanan setidak sedikit 1.225 perusahaan/perorangan, pemegang izin industri primer dan penampung terdaftar kayu bulat setidak sedikit 1.980 perusahaan/perorangan, seluruh KPH dalam Perum Perhutani, dan instansi pemerintah (pusat, dinas provinsi, balai, dan KPH)," katanya.

KLHK juga mengembangkan sistem infomasi yang terintegrasi melewati Sistem Info Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (SIPHPL) dengan tujuan menyebar akibat baik dengan cara menyeluruh. Rencananya, sistem ini bakal resmi diluncurkan pada Selasa (29/8/2017) di Jakarta.

Direktur Iuran dan Peredaran Hasil Hutan (IPHH) Ditjen PHPL M Awriya Ibrahim meningkatkankan, sistem info yang diintegrasikan antara lain merupakan SIPUHH, Sistem Penerimaan Negara Bukan Pajak Dengan cara Online (SIMPONI), Sistem Info Rencana Penerimaan Bahan Baku Industri (SIRPBBI), Elektronik dan Monitoring dan Evaluasi (e-MONEV), dan Sistem Info Legalitas Kayu (SILK).


"Sistem ini dibuat dalam rangka memastikan mata rantai kayu legal dari hulu ke hilir berlangsung optimal," katanya.

Inovasi dari Kementerian yang dipimpin Siti Nurbaya Bakarini ini juga menempati urutan ketiga yang didaftarkan dalam kompetisi untuk diajukan ke Edge of Government Innovation Award 2018. Agenda ini bakal diselenggarakan oleh Observatory of Public Sector Innovation dari OECD yang bekerja sama dengan Mohammad bin Rasyid. 

Prestasi ini terus mengukuhkan KLHK dalam kerja nyata mewujudkan Revolusi Mental sesuai arahan dari Presiden Jokowi. Sebelumnya KLHK juga sukses menjadi Juara II Unit Kearsipan Paling baik Nasional untuk tingkat K/L dan Juara II dalam Sistem Data Base Spasial.




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger