Home » , , , , , , , , , , , , » Peoses 'Roasting' Bisa Mengeluarkan Citarasa Khas dari Biji Kopi

Peoses 'Roasting' Bisa Mengeluarkan Citarasa Khas dari Biji Kopi

Written By admin on Senin, 07 Agustus 2017 | Agustus 07, 2017


harian365.com - Para peserta diajak mencoba roasting dengan tiga teknik. Light, medium serta dark roast, hasil rasanyapun tak sama. 

Dalam sesi coffee class hari ini, harianfood bersama dengan Indonesia Coffee Academy adakan kembali kelas 'Basic Coffee Roasting' kemarin (6/8). Roasting kopi diperbuat untuk merubah senyawa kimia kopi sampai membangun karakteristik rasa yang khas. 

Ada 3 opsi transfer panas dalam proses roasting yaitu konveksi, konduksi serta radiasi. "Saat proses roasting, bisa dilihat berbagai perubahan semacam perubahan warna, hilangnya kadar air serta menyusutnya berat biji kopi," jelas Aris Kadarsiman, Lecture Indonesia Coffee Academy (06/08). 



Perubahan warna biji kopi mulai dari hijau ke kuning, cokelat muda sampai cokelat tua. Roasting juga bakal membikin kelembaban biji kopi menurun sebab dipanaskan Berat biji kopi bakal turun kurang lebih 15-25 persen tergantung dari tingkat roast. Seusai roasting, biji kopi bakal mengembang dua kali lipat dari bentuk semula. Terus tinggi tingkat roasting, biji kopi terus gelap serta bakal mengeluarkan minyak. 

Ada tiga bagian yang terjadi saat roasting yang dibentuk grafik dengan x sebagai waktu serta y sebagai suhu. 'Pertama merupakan dehidrasi yaitu saat suhu turun drastis sebab biji kopi baru dimasukkan ke mesin serta tetap mengandung kadar air', jelas Aris. Seusai itu air habis serta suhu naik, turning point. Tak lama kemudian, biji kopi bakal berubah warna lebih pucat kemudian cokelat. 

Ini bagian karamelisasi, gula dalam biji kopi dikeluarkan sebab panas. Apabila gula habis biji bakal pecah, suaranya bisa terdengar saat roasting yang disebut dengan first crack, serta dimulailah bagian beans development. Light, medium serta dark roast ditentukan oleh lama tidaknya bagian ini. 


Dalam kelas roasting hari ini, para peserta meperbuat tiga teknik tak sama yaitu light, medium serta dark roasting. Kopi yang di roasting ialah tipe arabika Jawa dengan honey process. Sebelum mengawali proses roasting, biji kopi ditimbang terlebih dahulu serta diukur massa tipe serta kelembabannya. Mesin yang dipakai untum meroasting ini merupakan tipe konveksi jadi roasting hanya diperbuat kurang lebih 10-15 menit. 


"Airnya bakal menyusut jadi 15-25 persen," jelas Aris. Hasil biji kopi yang di-roasting tak bisa langsung diseduh, kopi wajib di diamkan kurang lebih 7-8 jam terlebih dahulu. Faktor ini diperbuat sebelum mengawali cupping jadi untuk cupping hari ini, dipilih bubuk kopi yang di roasting satu hari sebelumnya. 

Roasting mempunyai peran yang sangat penting untuk menentukan rasa enak alias tidaknya kopi. Jadi tak sedikit dari pebisnis kopi yang merahasiakan teknik roasting mereka.




Sumber : harianfood

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger