Home » , , , , , , , , , , » Penampilan Bos First Travel di Tahanan yang Bikin Pangling

Penampilan Bos First Travel di Tahanan yang Bikin Pangling

Written By admin on Kamis, 24 Agustus 2017 | Agustus 24, 2017


harian365.com - Penampilan glamor bos First Travel sebelum ditangkap polisi saat ini tinggal kenangan. Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, serta Kiki Hasibuan saat ini meringkuk di tahanan serta begini penampilan mereka sekarang. 

Saat rilis permasalahan First Travel di Bareskrim Polri, Selasa (22/8/2017) lalu, 3 tersangka ini telah dirilis ke hadapan wartawan. Tetapi, wajah Anniesa serta Kiki tertutup cadar. 


Berdasarkan gambar-gambar yang diperoleh harianhot, Andika, Anniesa, serta Kiki tampak berdiri di depan pengukur tinggi badan dengan menggunakan baju tahanan warna oranye. Andika menggunakan baju tahanan nomor 37, Anniesa nomor 78, serta Kiki nomor 22.

Wajah Anniesa serta Kiki saat ini terkesan jelas. Tidak ada cadar yang menutupi wajah serta Kiki juga terkesan tidak menggunakan jilbab. 


Tak ada make up di wajah Anniesa yang tadinya gemar menggunakan tas serta sepatu bermerek populer ini. Tampilaner ini tampak mengenakan jilbab biru. 

Sementara itu, Kiki yang mempunyai nama orisinil Siti Nuraidah Hasibuan ini tampak tidak menggunakan jilbab semacam saat ditampilkan di rilis permasalahan. Kiki yang berambut singkat ini tampak menggunakan baju hitam di balik baju tahanan oranye. 


Andika, Anniesa, serta Kiki telah ditetapkan sebagai tersangka di dugaan penipuan. Sampai saat ini, telah ada lebih dari 3.000 korban First Travel yang gagal pergi umrah. 

Polisi menyebut PT First Travel selain diduga menipu calon jemaah umrah. Perusahaan itu juga disebut mempunyai tidak sedikit utang, mulai dari tiket sampai hotel, di Tanah Suci.


"Itu belum tergolong ada lagi berbagai orang yang memberi tau terhadap kita bahwa yang bersangkutan mempunyai utang tiket yang belum dibayar. Sehingga total tiket itu punya utang Rp 85 M. Kemudian provider visa, artinya orang yang menyiapkan visa untuk keberangkatan jemaah itu Rp 9,7 M, ini informasinya bakal ditambah, ada berbagai provider lagi yang juga dibohongi, sama utang dari hotel di Arab Saudi yang belum dibayar ada 3 hotel di Mekah, 3 hotel di Madinah, totalnya Rp 24 M," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak dalam jumpa pers di Bareskrim, gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (22/8/2017). 





Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger