Home » , , , , , , , , , , , » Patung Jokowi di Antara Monas, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral

Patung Jokowi di Antara Monas, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral

Written By admin on Sabtu, 19 Agustus 2017 | Agustus 19, 2017


harioan365.com - Patung lilin Presiden Jokowi di Madame Tussauds Hongkong saat ini berubah menggunakan batik. Latar belakangnya pun ikut berubah.

1 Mei 2017 lalu, patung lilin Presiden Jokowi resmi berdiri di Madame Tussauds Hongkong. Bahkan Presiden Jokowi datang langsung ke sana serta menonton 'kembarannya' dari dekat.

"Yang kaget bukan saya, tapi ibu, ha ha ha. Ngomong 99,9% sama persis," kata Presiden Jokowi kala itu.


Madame Tussauds adalah museum berisikan patung lilin tokoh-tokoh dunia. Berpusat di London, saat ini museumnya punya cabang di beberapa negara dari Amerika, Eropa sampai Asia. Tokoh-tokoh dari Indonesia pun dibuatkan patung lilinnya di sana, semacam di Hong Kong ada presiden pertama Indonesia, Soekarno serta yang terakhir adalah Presiden Jokowi.

Pertama kali dikenalkan, patung lilin Presiden Jokowi menggenakan baju putih yang sehingga ciri khasnya. Kini, patung lilinnya berganti menggenakan batik.

Saat pertama kali dikenalkan juga, background di belakangnya adalah gambar Raja Ampat serta Candi Borobudur. Terbukti, pihak Madame Tussauds Hongkong meningkatkankan layar LED yang menampilkan beberapa destinasi-destinasi Indonesia di belakang patung lilin Jokowi.

Dari gambar-gambar yang dikirim langsung oleh pihak Madame Tussauds Hongkong terhadap harianhot, Jumat (18/8/2017) tidak hanya patung lilin Jokowi yang saat ini menggenakan batik, background di belakang patung lilinnya pun ikut berubah.

Kini terpampang 3 landmark populer dari Jakarta yakni (sesuai pengelihatan di depan patung lilinya dari kiri ke kanan) Monas, Masjid Istiqlal serta Gereja Katedral.


3 Landmark tersebut terbukti lokasinya saling berdekatan di pusat Jakarta. 3 Landmark itu pun menjadi tempat yang harus didatangi wisatawan saat melancong ke Jakarta. 3 Landmark yang penuh sejarah.

Monas adalah monumen peringatan dengan tinggi 132 meter yang didirikan oleh Soekarno untuk mengenang perlawanan serta perjuangan rakyat Indonesia mengusir penjajah. Masjid Istiqlal, disebut-sebut sebagai masjid paling besar se-Asia Tenggara dengan kapasitas sanggup menampung 200 ribu jamaah. Sedangkan Gereja Katedral, telah berdiri sejak tahun 1901 serta tetap berdiri megah dengan gaya bangunannya yang khas.






Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger