Home » , , , , , , , , , , , » Meski Buta Warna, Wanita Ini Sukses Jadi Ilustrator

Meski Buta Warna, Wanita Ini Sukses Jadi Ilustrator

Written By admin on Sabtu, 05 Agustus 2017 | Agustus 05, 2017


harian365.com - Namanya Tania Walker. Ia telah lama tahu apabila dia mengidap buta warna. Tetapi ia bertekad apabila kondisi ini takkan menghalangi mimpinya menjadi ilustrator handal.

Kelemahan Tania hanyalah pada warna merah serta hijau. Kesusahan membedakan merah serta hijau adalah kondisi buta warna yang paling umum.

"Anda dapat lihat, karya-karya saya jarang memakai warna hijau. Hijau adalah persoalan betulan bagi saya, jadi saya menghindarinya," tuturnya semacam dilaporkan ABC Australia.

Tak hanya itu, Tania juga bekerja sebagai direktur seni di suatu  perusahaan pengembang permainan digital. Justru dalam pekerjaannya ini, ia terbantu dengan beragam program komputer yang ada.

"Di program semacam Photoshop, tiap warna tercipta dari campuran warna-warna lain dengan persentase tersendiri jadi mempermudah saya untuk membayangkan semacam apa warnanya," paparnya.


Tetapi sebagai alat bantu, baru-baru ini wanita asal Tasmania, Australia itu membeli kacamata khusus untuk menolong orang-orang dengan buta warna semacam dirinya. Ketika memakai kacamata itu, Tania mengaku warna merah serta hijau langsung bermunculan di depan matanya, seolah-olah ia belum sempat menonton kedua warna itu sebelumnya.

"Setidaknya kini saya dapat membedakan warna pohon serta rerumputan, tergolong membedakan rumput yang telah mati serta tetap nasib," ungkapnya.

Meski demikian, Tania bersikeras untuk tak memakai kacamata itu saat membikin sketsa maupun ilustrasi.


"Apabila Kamu mencintai apa yang Kamu perbuat, hambatan semacam itu takkan berarti apa-apa bagi Anda. Faktanya, ini menjadi tantangan tersendiri," tambahnya.

Buta warna pada wanita terbilang jarang, yaitu diperkirakan hanya terjadi pada 1 dari 200 wanita. Sebaliknya kondisi ini lebih umum ditemukan pada pria, yaitu dengan perbandingan 1 dari 12 pria.

Penyebab utamanya adalah hal genetik, tetapi dapat juga dipicu gangguan kesehatan lain semacam diabetes atau multiple sclerosis. Banyak penderita buta warna tak dapat membedakan warna hijau serta merah, sedangkan buta warna total atau hanya dapat menonton hitam putih sangat jarang ditemukan atau langka.




Sumber : harianhealth


Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger