Home » , , , , , , , , , » Menikah Meningkatkan Risiko Kanker Serviks?

Menikah Meningkatkan Risiko Kanker Serviks?

Written By admin on Selasa, 15 Agustus 2017 | Agustus 15, 2017


harian365.com - Survei menunjukkan bahwa kanker serviks paling tak sedikit diderita oleh kelompok perempuan di usia menikah. Tapi apakah menikah menjadi hal yang menambah risiko kanker serviks?

Dijelaskan Kepala Bidang Pelayanan Sosial Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI Jakarta, dr Venita, menikah bukanlah hal penyebabnya. "Bukan persoalan menikahnya, tapi hubungan seks," katanya saat ditemui dalam kegiatan bersama Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS), di Jakarta Pusat (14/8/2017).

Kontak tubuh melewati hubungan seksual merupakan jalan termudah bagi Human papillomavirus (HPV) untuk masuk ke dalam organ reproduksi perempuan. Tidak hanya itu, ada juga tak sedikit hal lainnya yang menyebabkan paparan HPV penyebab kanker serviks menginfeksi.


"Yang jadi persoalan merupakan kalau hubungan seks diperbuat ketika perempuan tetap terlalu muda. Organ intim yang belum matang bakal lebih rentan terinfeksi, jadi risikonya lebih tinggi," tutur dr Venita.


Lanjutnya, hubungan seks seusai menikah di usia yang lumayan juga tak menjamin seorang perempuan terhindar dari virus penyebab kanker serviks.

"Bukan berarti kalau menikah di usia yang lumayan tentu terlindungi. Tapi kalau telah menikah, penyakit kanker serviks dapat dicegah dengan selalu skrining, papsmear alias IVA. Kita sarankan perbuat 3 tahun sekali alias lebih tak jarang bagi perempuan yang telah aktif meperbuat hubungan seksual," pesannya.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger