Home » , , , , , , , , , , » Lewat 'Maple and Oak', Chef Odie Djamil Lakukan Eksplorasi Menu Brunch

Lewat 'Maple and Oak', Chef Odie Djamil Lakukan Eksplorasi Menu Brunch

Written By admin on Kamis, 03 Agustus 2017 | Agustus 03, 2017


harian365.com - Tempat ini menyuguhkan ragam menu 'all day brunch'. Suasana yang enjoy menjadikan kafe milik chef muda ini tujuan cocok untuk bersantai.

Sejak Juli 2016, Chef Odie Djamil mendirikan kafe Maple and Oak di De Ritz Building Menteng, Jakarta Pusat. Ada argumen dibalik pemilihan nama kafe.


"Kita pilih Maple and Oak sebab waktu food tasting pertama kali, maple merupakan ingredient pertama yang kami gunakan untuk jadi makanan. Kami buat Maple Butter Brioche. Ini jadi top sales kami hingga sekarang. Sementara nama oak dipilih sebab menurut filosofi kami oak itu merupakan tipe kayu yang sangat kokoh serta kuat. Jadi dengan satu biji saja ditaruh di atas tanah, dirinya dapat tumbuh jadi pohon yang kuat ribuan tahun serta kuat strukturnya. Itu impian kami sebagai tim," ungkap chef Odie saat ditemui harianfood (31/7).


Maple and Oak mengusung konsep all day brunch dengan menu sebagian besar comfort food barat yang dapat dinikmati kapan saja.

"Mostly menu yang kami gunakan di sini merupakan roti-rotian serta juga berbasis telur. Ditambah juga sayur-sayuran yang kami impor dari Australia. Dengan memakai barang opsi serta teknik masak yang modern," ujarnya.

Opsi menunya dikatakan klasik serta terkenal dengan sedikit 'twist' modern. Umpama saja Coffee Butter Steak & Egg yang memakai coffee butter. Ada juga Egg Benedict yang tampil tak sama. Tak sekedar memakai saus hollandaise warna kuning semacam biasa, chef Odie meningkatkankan basil oil warna hijau jadi ada sedikit perubahan desain serta rasa.


Egg Benedict juga memakai sous vide egg supaya nilai sama di tiap penyajian serta salmon gravlax buatan sendiri. Salmon melewati proses curing memakai garam, gula serta beet root jadi mendapat tekstur lebih kenyal serta efek warna merah.


Ada ragam minuman pula yang ditawarkan Maple and Oak. Semacam cold pressed juice, cold brew coffee, kopi serta mocktail. Dari jejeran menu kopi, salah satu yang favorit yaitu Hot Mocha. Minuman diracik dari espresso, susu serta bubuk cokelat. 

Sambil makan serta minum, pengunjung dikawani dengan suasana kafe yang berkesan feminin serta santai. Pas untuk menyantap brunch bersama sahabat.


"Konsep tempat yang dipilih Maple and Oak merupakan warna muda serta juga pastel. Di sini kami memilih warna-warna kayu serta warna opsi semacam turquoise, peach, pink sebab sesuai dengan sasaran market kami yaitu perempuan. Kami pengen suasana lebih bright," papar chef Odie.


Terkait konsep brunch yang identik dengan perempuan, chef Odie punya pendapat sendiri. 

"Kalau tak sedikit yang bilang konsep brunch itu identik dengan perempuan, sebetulnya nggak juga. Tapi di sini kami mengarahkan untuk market kami merupakan perempuan. Sebab di jam pagi, jam-jam brunch ini, jam 09.00-12.00, pria mostly kerja kantoran. Makanya di sini sasaran kami sangatlah perempuan. Kami saapabilan makanan yang berwarna-warni serta juga sehat. Jadi tak sedikit memakai buah-buahan, sayuran impor, serta presentasi yang dapat dibilang lucu," pungkasnya.

Mau lihat suasana serta menu di Maple and Oak? Intip di video ini.





Sumber : harianfood

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger