Home » , , , , , , , , , » Kata Dokter Soal Bahaya Penggunaan Pestisida Sebagai Obat Kutu

Kata Dokter Soal Bahaya Penggunaan Pestisida Sebagai Obat Kutu

Written By admin on Kamis, 31 Agustus 2017 | Agustus 31, 2017


harian365.com - Satu keluarga di Boyolali, Jawa Tengah keracunan obat kutu yang diduga kuat pestisida. 2 Orang meninggal dunia sementara 2 lainnya tetap mendapat penanganan dengan cara intensif.

Menanggapi faktor ini, dokter spesialis kulit serta kelamin dari D&I Skin Centre Denpasar, dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, menyebut apabila bahan yang dipakai untuk mengobati kutu benar pestisida, maka risiko keracunan terbukti tinggi. 

"Pestisida tak boleh dipakai untuk mengobati kutu rambut. Tidak hanya terbukti bukan peruntukannya, risiko efek samping yang kurang baik dampak pestisida termasuk tinggi," tutur dr Darma terhadap harianhealth.

Ia berbicara tersedia berbagai tipe pestisida, dengan efek samping yang beragam bagi kesehatan manusia. Salah satunya adalah diazinon yang dipakai oleh korban keracunan tersebut.

Diazinon mengandung zat yang disebut sebagai organofosfat. Menurut dr Darma, zat ini sangat berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh manusia sebab bisa menyerang sistem saraf manusia.

"Pestisida berbahan organofosfat bisa mengganggu enzim yang mengatur asetilkolin, zat penghantar sinyal saraf, yang membikin sistem saraf terganggu," ungkapnya.


Ditambah lagi, pestisida adalah kelompok cairan dengan golongan asam yang kuat. Apabila terkena kulit, risikonya adalah iritasi yang bisa menjadi persoalan jangka panjang.

"Pestisida dengan asam basa yang kuat bisa menyebabkan iritasi berupa kulit kemerahan serta perih. Bahkan pestisida organofosfat dulu sempat dipakai dalam perang dunia kedua sebab bersifat beracun," tutupnya.




Sumber : harianhealth


Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger