Home » , , , , , , , , » Jokowi: Tak Ada Keharusan 5 Hari Sekolah dan Full Day School

Jokowi: Tak Ada Keharusan 5 Hari Sekolah dan Full Day School

Written By admin on Kamis, 10 Agustus 2017 | Agustus 10, 2017


harian365.com - Pemerintah tengah menyusun Perpres mengenai Program Pendidikan Karakter untuk mengganti Permendikbud yang sebelumnya mengatur faktor serupa. Sebelumnya dalam Permendikbud itu juga diatur mengenai 5 hari sekolah supaya para siswa bisa libur di hari Sabtu serta Minggu.

"Begini, sehingga butuh saya tegaskan, butuh saya hinggakan bahwa tak ada kewajiban untuk lima hari sekolah ya, sehingga tak ada kewajiban full day school," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakata Pusat, Kamis (10/8/2017).

Supaya bisa sekolah hanya 5 hari saja, maka jam belajar di sekolah disesuaikan. Pengaturan waktu ini juga disesuaikan dengan kuota jam kerja pegawai negeri sipil bagi guru-gurunya yakni 40 jam per minggu alias 8 jam per hari. Ada yang kemudian menerjemahkan kebijakan ini menjadi 'full day school'.


"Apabila ada sekolah yang terbukti telah lama meperbuat sekolah 5 hari serta didukung masyarakat, ulama, serta orang tua murid, silakan disemakinkan, silakan dilanjutkan," tutur Jokowi.

Menurut Jokowi, ada sekolah yang terbukti telah menerapkan jam belajar semacam itu sejak lama. Ada pihak yang telah siap dengan itu, ada pula yang belum.

"Jadi Permendikbud ini diganti dengan Perpres, lengkapnya tanya Mensesneg," pungkas Jokowi.




Sumber : harianhot


Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger