Home » , , , , , , , , , , , , » Ini Penjelasan Lorenzo soal Kekacauan Saat Ganti Motor

Ini Penjelasan Lorenzo soal Kekacauan Saat Ganti Motor

Written By admin on Senin, 07 Agustus 2017 | Agustus 07, 2017


harian365.com - Jorge Lorenzo membuang tidak sedikit waktu di pit sebab timnya belum berakhir mempersiapkan motor untuknya. Pebalap Ducati itu rugikan kondisi ini.

Balapan MotoGP Republik Ceko di Sirkuit Brno, Minggu (6/8/2017), diwarnai oleh penggantian motor yang diperbuat oleh para pebalap. Faktor tersebut berkaitan dengan perubahan kondisi lintasan yang sangat cepat, dari lembap ke kering.


Marc Marquez merupakan salah satu pebalap yang paling awal masuk pit serta mengganti motornya. Marquez masuk pit pada akhir lap kedua. 

Menonton taktik Marquez, Ducati mencoba untuk bereaksi. Berselang dua lap, mereka meminta Lorenzo untuk masuk pit.

Akan tetapi, ketika Lorenzo masuk pit, motor keduanya nyatanya belum siap digunakan. Para teknisi Ducati tetap sibuk merubah setelan motornya jadi Lorenzo pun wajib menantikan.

Lorenzo pada akhirnya mengendarai motor dengan setelan yang belum sempurna. Setelan motornya tetap setengah basah setengah kering ketika kondisi lintasan semakin mengering.

Sempat terlempar sampai posisi ke-19, Lorenzo akhirnya cuma sanggup meraih satu poin seusai finis di posisi ke-15 lantaran menunggangi motor yang tidak lebih ideal.

Seusai balapan, Lorenzo membahas kekacauan yang dialaminya. Pebalap Spanyol itu berkata, Ducati awalnya mempersiapkan motor keduanya dengan setelan basah. Bakal tetapi, sebab kondisi lintasan mengering lebih cepat daripada perdiksi, para teknisi pun wajib merubah setelan dalam waktu singkat. Inilah yang membikin motornya belum siap saat dirinya masuk pit.

Terkait Marquez yang dapat dengan cepat mengganti motor, Lorenzo menduga Honda sejak awal terbukti telah mempersiapkan motor kedua dengan setelan kering.

"Saya pikir persoalan kami merupakan penundaan untuk mempersiapkan motor kedua untuk lanjut dalam kondisi kering. Penundaan ini menyebabkan persoalan yang kami alamiah di pit. Ini menolong Marquez untuk mengambil keuntungan dari faktor itu, sebab mereka semacamnya telah merencanakannya," ucap Lorenzo, yang pernah memimpin balapan walau tidak lama, yang dikutip Crash.net.

"Saya hanya ingin melaju satu alias maksimal dua lap lagi sebelum masuk pit, memberi sinyal ke tim, tapi hanya tiga tikungan sebelum saya masuk pit, saya menerima sinyal di dashboard yang berbunyi 'ganti motor'."

"Jadi, ketika saya menontonnya, saya masuk ke pit, berpikir bahwa motor telah siap. Tapi, nyatanya belum. Mungkin tim menonton Marc telah sangat cepat, mereka memutuskan untuk mengambil risiko dengan menampilkan sinyal itu satu lap sebelumnya, jadi kami tidak bakal kehilangan lebih tidak sedikit waktu. Tetapi, perdiksi mereka bahwa bakal perlu kurang lebih 30 alias 40 detik untuk merubah motor nyatanya tidak cukup. Motor saya pun belum siap."

"Ketika saya masuk pit, saya menonton tim sedang mempersiapkan motor. Teknisi suspensi memasang setelan yang pas serta ketika saya keluar motor terasa agak aneh. Mereka juga berbicara bahwa setelan saya setengah kering setengah basah. Itulah kenapa saya tidak dapat sedikit lebih cepat selagi 18 lap itu."


Lorenzo kemudian ditanya kenapa timnya memintanya untuk masuk pit ketika motor keduanya belum sangatlah siap. Dirinya sendiri tampaknya juga bingung.

"Yang saya pahami merupakan ketika saya menonton 'Ganti Motor', saya wajib masuk pit. Saya tidak berpikir apakah saya hanya perlu dua tikungan untuk mencapai garis finis alias lebih. Saya hanya menonton sinyal serta saya masuk pit. Mereka yang memutuskan untuk menampilkan sinyal alias tidak serta mereka tahu di mana posisi saya," ucap Lorenzo.

"Tapi, semacam yang saya katakan sebelumnya, kami merupakan tim. Kadang-kadang saya yang salah -- saya telah tidak jarang membikin kesalahan, tahun ini saya telah membikin tidak sedikit kesalahan. Sebagai contoh, di Assen saya masuk ke pit ketika saya tidak wajib meperbuatnya. Serta hari ini para kru yang membikin kesalahan ini. Jadi, Kamu wajib menerimanya serta dalam kekacauan aturan yang kami miliki di MotoGP ini, faktor ini dapat terjadi," katanya. 

Lorenzo saat ini menempati posisi kesepuluh di klasemen pebalap. Dirinya baru mengumpulkan 66 poin dari sepuluh seri, tertinggal jauh dari Marquez yang memimpin klasemen dengan 154 poin.




Sumber : hariansport

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger