Home » , , , , , , , , , , , , » Ini Dia Babi Rekayasa Genetik Pertama untuk Transplantasi Manusia

Ini Dia Babi Rekayasa Genetik Pertama untuk Transplantasi Manusia

Written By admin on Sabtu, 12 Agustus 2017 | Agustus 12, 2017


harian365.com - Diseluruh penjuru dunia persoalan mutlak dari transplantasi organ merupakan minimnya donor. Seorang pasien bisa saja menantikan bertahun-tahun untuk operasi alias mungkin tidak sempat mendapat peluang sama sekali sampai akhir hayatnya.

Untuk menanggulangi faktor tersebut, sekelompok peneliti dari eGenesis dilaporkan sukses menciptakan babi yang organnya bisa digunakan untuk transplantasi manusia. Babi sudah dimodifikasi dengan cara genetik jadi DNA-nya aman dari virus.

Dalam jurnal Science peneliti membahas sudah 'mengedit' 25 virus yang bersembunyi dibalik kode genetik babi. Tes menunjukkan bila tidak diedit ketika sel manusia bercampur dengan sel babi virus-virus ini bisa menginfeksi jaringan manusia.

"Ini merupakan babi-babi pertama yang leluasa dari Perv (porcine endogenous retroviruses -red)," kata salah satu peneliti Dr Luhan Yang semacam dikutip dari BBC, Jumat (11/10/2017).

Mengapa peneliti memakai babi? Alasannya sebab dengan cara ukuran organ babi mirip dengan organ manusia. Tidak hanya itu babi juga bisa diternak dalam jumlah besar jadi mempunyai potensi tinggi memenuhi permintaan pasar.


Dr Luhan berbicara terbukti penelitiannya tetap bagian awal. Seusai memastikan DNA para babi aman untuk transplantasi tantangan berikutnya merupakan bagaimana agar organ bisa diterima dengan aman minim reaksi penolakan dari sistem imun.

"Kami tahu kita punya visi besar suatu  dunia tanpa persoalan ketidak lebihan organ. Ini terbukti sangat menantang, tapi itu juga yang menjadi motivasi bagi kita untuk 'memindahkan gunung'," pungkas Dr Luhan.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger