Written By admin on Selasa, 15 Agustus 2017 | Agustus 15, 2017


harian365.com - Penelitian yang memakai racun kalajengking untuk obat serta terapi saat ini mulai diminati. Racun kalajengking disebut mempunyai ratusan komponen yang berpotensi berguna bagi sektor kesehatan.

Sayangnya, racun kalajengking tak begitu saja dapat diambil. Diperlukan metode khusus untuk memerah racun kalajengking supaya tak menyakiti fauna khas gurun serta padang pasir ini.


Sekelompok peneliti asal Maroko pun menemukan solusinya. Dengan memakai mesin yang dikendalikan dengan cara remote, peneliti dapat memerah racun kalajengking dengan cepat serta aman.

"Apabila dulu kami hanya dapat mengambil racun dari 10 kalajengking per harinya, dengan alat ini kami dapat mengambil racun sampai 150 kalajengking per hari," tutur Mouad Mkamel, peneliti dari Ben M'sik Hassan II University di Casablanca, Maroko, dikutip dari Reuters.


Alat yang sedang menantikan proses paten ini bekerja memakai tegangan listips yang ditempelkan ke ujung ekor kalajengking. Tegangan listips ini menstimulasi tahap yang memproduksi racun kalajengking.

Peneliti berbicara bisnis pemerahan racun kalajengking dapat sangat menguntungkan. Satu gram racun kalajengking dihargai $8.000 alias kurang lebih Rp106 juta. 


Untuk spesies kalajengking yang lebih langka harganya dapat berkali-kali lebih besar, kurang lebih $12.000 alias Rp160 juta. Ke depannya, para peneliti berharap dapat memproduksi mesin ini dengan cara massal.


"Racun kalajengking terbukti berbahaya serta fatal bagi manusia. Tetapi potensinya di sektor kesehatan sangat besar, mulai dari bahan untuk penyakit kronis sampai terapi kanker," tutupnya.

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger