Home » , , , , , , , , , , , , » Ditemukan Tak Sengaja, Begini Asal Mula Ide Pembuatan Kantung Teh

Ditemukan Tak Sengaja, Begini Asal Mula Ide Pembuatan Kantung Teh

Written By admin on Selasa, 22 Agustus 2017 | Agustus 22, 2017


harian365.com - Siapa sangka, ide dari pembuatan kantung teh celup nyatanya tidak sengaja. Ada cerita hebat yang membikin sang kreator membikin kantung untuk wadah menyeduh teh ini.

Teh yang diseduh dengan air panas ini nyatanya jadi salah satu minuman yang tidak sedikit dikonsumsi masyarakat dunia. Zaman dulu, pembuatan teh dibangun dalam teko besar yang berisi air panas dan dimasukkan seikat daun teh, mesikipun yang nantinya bakal disaapabilan hanya satu cangkir. Faktor ini pasti diyakini memunculkan pemborosan pemakaian teh. Dari sinilah cerita mengenai ide kantung teh muncul.

Dikutip dalam NDTV (20/08), salah satu argumen penemuan kantung teh salah satunya merupakan 'keenjoyan'. Lebih mudah dan lebih cepat untuk memakai kantung teh sebagai wadah menyeduh daun teh tiap kali ingin menikmatinya. Dengan bantuan kantung teh, kami dapat menyediakan dan menyaapabilan teh di kantor maupun di dalam pesawat terbang. Dengan wadah kantung yang sederhana, teh tidak membutuhkan saringan. Mesikipun begitu, nyatanya ada cerita dibalik ide ini dan ada penemunya yang sudah menjadi percakapan sejak lama, siapa dia?


Ada dua cerita yang terkenal di zamannya mengenai penemu kantung teh. Tapi, yang paling terkenal merupakan pedagang teh asal New York, Thomas Sullivan. Pada tahun 1908, ia mengirim sampel teh untuk pelanggannya dengan memakai kantung kecil berbahan sutera. Sebab apabila memakai kaleng, anggaran pembuatannya lebih mahal dan teh yang dikemas juga wajib lebih tidak sedikit. Lalu berbagai pelanggannya berpikir bahwa tas ini wajib dicelupkan ke dalam air untuk menyeduh teh dan sebab itu mereka tidak mengosongkan isinya. 

Sullivan tidak menyadari faktor ini hingga saat itu ia menerima keluhan dari pelanggannya yang memesan teh tidak dibungkus dengan kantung sutera tersebut. Dan inilah saatnya sang penemu mulai memproduksi kantung teh pada tingkat komersial dan sebab sutera terlalu halus dan mahal harganya, iapun beralih ke kain kasa.


Tetapi, cerita lain mengenai penemu kantung teh juga dimulai pada tahun 1901. Tujuh tahun sebelum Sullivan, ada dua wanita dari Milwaukee, Wisconsin yaitu Roberta C. Lawson dan Mary Molaren mengajukan hak paten untuk sebuahproduk yang disebut dengan 'pegangan daun teh'. Ini sangat menyerupai kantung teh modern yang kami gunakan saat ini. Mereka memakai kain mesh yang dijahit untuk tampilannya. Idenya merupakan mengurangi pemborosan teh dan membiarkan semua daun teh masih berada di dalam jadi tidak melayang di kurang lebih cangkir.


Mesikipun begitu, keduanya masih sama-sama memikirkan bagaimana kami dapat menikmati secangkir teh dengan praktis dan lebih mudah. Menjelang tahun 1920-an, kantung teh ini sukses ditetapkan sebagai tutorial baru sajian teh rumah tangga seiring dengan perkembangan tingginya konsumsi teh di dunia.




Sumber : harianfood

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger