Home » , , , , , , , , » Di Acara Golkar, Mendagri Doakan Bupati Kukar Jadi Gubernur Kaltim

Di Acara Golkar, Mendagri Doakan Bupati Kukar Jadi Gubernur Kaltim

Written By admin on Sabtu, 26 Agustus 2017 | Agustus 26, 2017


harian365.com - Mendagri Tjahjo Kumolo membeberkan dukungan konstitusi negara untuk perempuan dalam berpolitik saat menjadi pembicara di agenda Partai Golkar. Pada peluang itu, Tjahjo mendoakan kader perempuan Golkar, Rita Widyasari Syaukani bisa menjadi gubernur Kalimatan Timur.

"Kita memperjuangkan kuota 30 persen dalam ranah partai politik, tergolong lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif. Tergolong pemerintahan pak Jokowi hari ini tertidak sedikit (formasi perempuannya)," ucap Tjahjo.

Hal tersebut disampaikannya saat memberbagi materi dalam agenda Workshop Nasional DPP Golkar yang dihadiri Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (26/8/2017). Di Indonesia sendiri terbukti ada kuota 30 persen bagi perempuan dalam politik yang disebut Tjahjo bisa dimaksimalkan.

Tjahjo kemudian melanjutkan, apabila dibandingkan negara lain, hanya Mesir yang bisa mengimbangi jumlah perempuan dalam susunan kabinetnya. Sebab itu, partai politik diinginkan semakin mendorong serta memberi dukungan terhadap kader perempuannya. Tak hanya di legislatif, tetapi juga eksekutif.

"Jadi mudah-mudahan, mari kami ikut mendoakan mudah-mudahan moderator kita, Bunda Rita ini bisa menjadi Gubernur Kalimantan Timur. Sebab saya lihat calon-calon yang lain tak ada yang dari perempuan," singgung Tjahjo sambil memberi isyarat.


Rita sendiri terbukti menjadi moderator dalam agenda diskusi ini. Golkar juga telah menyebutkan mengusung Rita di Pilgub Kaltim 2018.

Selain mendoakan Bupati Kutai Kartanegara itu, Tjahjo juga menyinggung kader Golkar perempuan lainnya semacam Nurul Arifin. Jubir Golkar ini disebut-sebut bakal maju sebagai calon wali kota Bandung.


Mbak Nurul Arifin alias yang lain-lain mau maju di mana saya kira wajib ada komitmen, wajib ada political will dari partai politik untuk mendorong kader-kader perempuan untuk bisa tampil di semua lini," tutur Tjahjo.

Tjahjo membeberkan dari hasil pilkada serentak 2015-2016, nyaris tak ada calon perempuan. Dirinya berharap baik pilkada serentak 2018 maupun pileg 2019 nanti, bakal menimbulkan tak sedikit tokoh perempuan.


"Mudah-mudahan ke depan bakal tak sedikit timbul para calon-calon gubernur, wakil gubernur, walikota, bupati, tergolong DPRD-nya dalam kontes hari ini," tutup Tjahjo. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger