Home » , , , , , , , , , , » Demi Masa Depan si Kecil, Waspadai Berat Badannya

Demi Masa Depan si Kecil, Waspadai Berat Badannya

Written By admin on Kamis, 17 Agustus 2017 | Agustus 17, 2017


harian365.com - Masa tumbuh kembang si kecil adalah saat yang paling penting bagi Ibu. Bunda tentu mengharapkan si kecil bisa tumbuh serta berkembang dengan optimal jadi menjadi generasi yang maju di masa depannya.

Akan namun, terkadang ada kondisi tumbuh kembangnya tak optimal sebab si kecil mengalami berat badan tak lebih. Berat badan tak lebih adalah tak lebihnya berat badan si kecil dibandingkan usianya, yang mengacu pada kurva pertumbuhan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Persoalan berat badan tak lebih sekarang tetap menjadi persoalan serius di tingkat dunia. Menurut laporan WHO pada 2013, jumlah si kecil dengan berat badan tak lebih, yakni kurang lebih 99 juta (17%). Sedangkan menurut data Pekualitasan Status Gizi 2015, jumlah balita yang mengalami berat badan tak lebih di Indonesia mencapai 18,8%, terdiri dari 3,9% gizi kurang baik serta 14,9% gizi tak lebih.

Berat badan tak lebih dikarenakan oleh beberapa faktor, antara lain: hal genetik/keturunan, penyakit, lingkungan, sosial ekonomi, serta nutrisi. Di antara faktor-faktor tersebut, hal nutrisi bisa terjadi sebab tak lebih baiknya pola makan yang berakibat pada tak optimalnya asupan harian serta bisa memicu terjadinya berat badan tak lebih pada si kecil.

Berat badan tak lebih pada si kecil bisa memunculkan akibat yang serius, baik untuk masa sekarang, maupun masa depannya. Ketidak lebihan nutrisi adalah penyebab langsung serta tak langsung dari 45% kematian balita, jadi si kecil yang mengalami berat badan tak lebih bisa dikatakan mempunyai risiko kematian lebih besar.

Hal ini dikarenakan sebab si kecil mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh jadi rentan mengalami penyakit infeksi. Dalam jangka panjang, berat badan tak lebih bisa menyebabkan si kecil tak bisa tumbuh optimal serta cenderung singkat (stunting).

Selain itu, berat badan tak lebih bisa berakibat pada gangguan perkembangan otak serta fisik si kecil yang berpengaruh pada performa daya pikir, interaksi sosial serta performa kerjanya di masa depan.


Untuk mengetahuii tanda berat badan tak lebih pada si kecil, bunda bisa memeriksa kenaikan berat badannya setiap bulan melewati Kartu Menuju Sehat (KMS) yang terdapat di fasilitas kesehatan.

Si kecil dikatakan sehat ketika berat badannya naik mengikuti garis pertumbuhan, serta dikatakan mengalami berat badan tak lebih bila berat badannya berada di bawah garis hijau dengan tren tak naik sesuai garis pertumbuhan alias bahkan menurun.

Perhatikan bila si kecil mengalami tanda-tanda tersebut, bunda wajib segera berkonsultasi ke tenaga kesehatan untuk memperoleh saran nutrisi cocok supaya si kecil bisa tumbuh dengan optimal.




Sumnber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger