Home » , , , , , , , » Dari Dalam Penjara, OC Kaligis Menang Gugatan Rp 84 Juta

Dari Dalam Penjara, OC Kaligis Menang Gugatan Rp 84 Juta

Written By admin on Minggu, 27 Agustus 2017 | Agustus 27, 2017


harian365.com - OC Kaligis sedang menjalani hukuman 10 tahun penjara sebab menyuap para hakim PTUN Medan. Walau fisiknya dipenjara, tetapi ia tetap dapat mengajukan beberapa gugatan dan menang di pengadilan.

Salah satunya merupakan saat ia menggugat PT KSK ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) pada pertengahan 2017 ini. PT KSK digugat sebab sudah meperbuat wanprestasi terhadap Surat Konfirmasi No 005/OCK.K.II/2014 tertanggal 26 Pebruari 2014. 

"Menghukum PT KSK untuk meperbuat pembayaran uang saku sebesar Rp 84 terhadap Penggugat dengan cara tunai pada saat putusan perkara ini dibacakan," pinta OC Kaligis sebagaimana dikutip dari situs MA, Minggu (27/8/2017).

OC Kaligis memilih jalur gugatan sederhana, sebab kualitasnya tak lebih dari Rp 200 juta. Hakim tunggal PN Jakpus mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya dan menghukum PT KSK meperbuat pembayaran operasional sebesar Rp 84 juta.

PT KSK meperbuat keberatan atas putusan small claim court tersebut. Perkara pun naik diadili oleh majelis hakim yaitu Mas'ud, Hariono dan Agustinus Setya Wahyu Triwiranto. Tetapi putusan tak berubah. Majelis menguatkan vonis tersebut, yaitu memerintahkan PT KSK bayar ganti menyesal Rp 84 juta ke OC Kaligis.


Sebagaimana diketahui, OC Kaligis menyuap Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan Tripeni Iriato Putri dan dua anak buah majelis hakimnya. Panitera PTUN Medan juga kena ciprat uang panas OC Kaligis. Akhir-akhir terseret pula Gubernur Sumut Gatot Puji dan istri, dan Sekjen Partai NasDem Rio Capella.

KPK yang melumpuhkan OC Kaligis menyeret profesor itu ke Pengadilan Tipikor Jakarta. Awalnya, OC Kaligis dihukum 5,5 tahun penjara dan diperberat di tingkat banding menjadi 7 tahun penjara. Nah di tingkat kasasi, hukuman kakek kelahiran 19 Juni 1942 itu diperberat menjadi 10 tahun penjara.

Kini, OC Kaligis tengah mengajukan Peninjauan Kembali (PK). Tidak hanya itu, ia juga sedang menggugat peraturan pengetatan remisi ke Mahkamah Konstitusi (MK). 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger